18 Oktober, 2010

Merawat Phanter

Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada anda yang telah memilih Isuzu Panther sebagai kendaraan pribadi. Zaman sekarang harga mobil baru untuk kelas MPV bonet bisa menembus angka di atas Rp.200 juta, sehingga buat warga masyarakat yang hanya memiliki dana di bawah Rp.100 juta dan enggan berurusan dengan masalah “perkreditan”, maka pilihan hanya bisa jatuh pada mobil bekas pakai (second).
Salah satu pilihan bagus adalah dengan memilih Isuzu Panther yang diproduksi di bawah tahun 2000 dengan kapasitas mesin 2500cc yang memiliki rentang harga antara Rp.60 juta – Rp.80 juta. Beberapa varian mobil Isuzu Panther 2500cc di bawah tahun 2000 ada beberapa jenis, diantaranya :
1. Varian Hi Grade
2. Varian Grand Deluxe
3. Varian Grand Royal
4. Varian Royal
5. Varian New Royal
Beberapa varian di atas memiliki fasilitas yang kurang lebih sama, namun ada beberapa fasilitas khusus yang membedakan biasanya : Power steering, Power window, AC double blower / Single blower, Central lock, dan sebagainya.
Banyak orang bilang Panther adalah rajanya diesel karena memiliki banyak kelebihan : muatan banyak, mesin diesel yang tangguh, irit BBM, suspensinya empuk, tahan banjir, AC dingin, mudah perawatannya dan lainnya. Namun disamping kelebihan yang dimilikinya, ada beberapa kekurangan yang harus diperhatikan khususnya dalam perawatannya (karena mobil memang sudah berumur).
Agar kendaraan “bekas pakai” anda tetap dalam kondisi prima, maka ada beberapa hal yang bisa anda lakukan baik di bengkel maupun anda kerjakan sendiri sendiri di rumah (do it by your self), diantaranya adalah:

1. Jika anda baru saja membeli mobil bekas pakai (second), maka langkah perawatan pertama yang harus anda lakukan adalah anda harus ke bengkel dan gantilah semua filter (filter oli, filter solar dan filter udara) dengan yang baru. Harga dari ketiga jenis filter tersebut sekitar Rp.100.000 (tidak terlalu mahal tentunya dan belilah yang orisinal.



2.Ganti oli mesin dengan oli mesin yang baru, dan bila ada biaya lebih gantilah sekalian oli perseneling, oli gardan dan oli power stering dengan oli baru. Hal ini bermaksud untuk mereset kembali mobil anda dan agar nanti anda tidak kebingungan saat penggantian oli berikutnya karena sudah satu paket.

3.Periksa jumlah minyak rem, kondisi boster dan master rem dan master kopling, jika sudah kurang bagus sebaiknya diganti dengan yang baru (jika anda masih awam tanyakan ke bengkel mengenai hal ini).

4.Periksa kondisi fan belt, jika terlihat tanda-tanda: kendur, tipis, pecah-pecah, kaku (sudah tidak elastis) dan suaranya berderit kencang, maka segera ganti dengan fan belt baru agar anda terhindar dari putus fan belt ditengah perjalanan. Akan sangat merepotkan jika terjadi putus fan belt karena mobil akan mogok dan beresiko kerusakan mesin fatal dikemudian hari. Untuk perawatan fan belt baca selengkapnya

5.Untuk pemakaian sehari-hari, periksa selalu panel penunjuk BBM, usahakan jumlah solar jangan sampai kurang dari setengahnya. Hal ini untuk menghindari mobil anda terserang penyakit "masuk angin". Apalagi jika anda akan menempuh medan yang menanjang dan menurun (misal pegunungan atau parkiran mall yang berbasement), maka resiko masuk angin menjadi besar. Logikanya saat mobil posisi menanjak, maka solar akan berkumpul di bagian belakang tangki sehingga saluran yang ke pompa solar seolah tidak mendapatkan solar, otomatis yang tersedot kedalam ruang bakar adalah udara akibatnya solar tidak masuk ruang bakar dan tidak terjadi pembakaran di mesin. Masuk angin ditandai dengan akselerasi mesin yang tiba-tiba turun bahkan bisa sampai mati meskipun pedal gas anda injak dalam-dalam. Akan sangat berbahaya jika hal ini terjadi tiba-tiba disaat anda sedang dalam kondisi mendaki tanjakan, mobil anda bisa melorot dan berakibat kecelakaan fatal.

6. Sebelum digunakan, mobil sebaiknya dipanaskan kurang lebih 5 menit. Hal ini bertujuan agar oli mesin tersebar merata keseluruh bagian mesin. Jika oli mesin belum tersebar merata dan anda sudah menjalankan kendaraan, maka resiko keausan mesin akan besar dan umur mesin akan lebih pendek.

7. Jika mobil jarang digunakan, tetap harus dipanaskan minimal 2 hari sekali. Hal ini bermanfaat supaya anda terhindar dari mobil mogok / tidak bisa distater karena accu tekor. Meskipun accu anda dalam kondisi baru / penuh strum namun jika anda jarang melakukan pemanasan mesin, maka mobil beresiko tidak bisa distater, kalau sudah begini mobil harus didorong tentu hal ini sangatlah menjengkelkan.

8.Saat memanaskan mesin mobil jangan lupa sambil menyalakan AC mobil, hal ini untuk menghindari rusaknya refrigerant (bahan pendingin ac) dan kompresor ac karena tidak pernah digunakan.

9.Periksalah baut-baut roda, baut / engsel pintu, dan baut-baut lainnya minimal 2 bulan sekali. Hal ini berkaitan dengan karakter mesin diesel yang memiliki bobot dan getaran yang besar, sehingga baut-baut menjadi lebih cepat kendor. Dari hal yang kelihatannya sepele ini, namun jika tidak diperhatikan bisa berakibat fatal. Coba anda banyangkan bagaimana jadinya apabila anda sedang melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba roda anda terlepas akibat bautnya kendor, tentunya bisa berakibat kecelakaan fatal bukan?.

10. Periksalah ketinggian air radiator dan reservoirnya sebulan sekali, jangan sampai mobil anda mogok bahkan terbakar akibat mesin over heating (terlalu panas) karena air radiator mobil habis. Radiator adalah elemen penting dari mesin yang berfungsi untuk mendinginkan mesin. Radiator tersusun dari pipa-pipa kapiler yang rentan bocor akibat pipa berkarat ataupun akibat benturan yang sebelumnya pernah terjadi misal mobil tabrakan dan sebagainya. Meskipun lubang kebocorannya kecil dan tidak terdeteksi oleh kita, namun lambat laun air di radiator akan berkurang bahkan bisa habis jika tidak ditambah. Jika anda menjumpai air radiator selalu berkurang, ini menandakan ada kebocoran dalam sistem radiator anda dan segera bawa ke bengkel radiator untuk diperbaiki. Untuk jumlah air di reservoir anda tinggal melihat kondisi air harus dalam batas antar low dan full, jika kurang dari low tinggal ditambah air tapi jika di atas full tingga dicopot dan dibuang / dikurangi airnya.

11. Periksa kondisi oli mesin dua minggu sekali, bisa bareng saat periksa air radiator. Meskipun saat anda ganti oli dibengkel sudah diberikan catatan kapan anda harus ganti oli mesin kembali, namun tidak ada salahnya anda memeriksa kondisi oli mesin anda. Kadang tanpa disadari, ada remebesan-rembesan oli pada mesin yang sealnya sudah mulai rusak tentunya jumlah olie mesin yang ada akan terus berkurang. Bisa juga oli mesin ikut terbakar akibat ring piston sudah rusak, hal ini juga lambat laun akan mengurangi jumlah oli mesin. Jika oli mesin habis saat anda menjalankan kendaraan, mesin akan mogok "ngejim".

12. Saat musim penghujan, periksa reservoir untuk cairan pembersih kaca. Jika airnya habis segeralah ditambahkan air dan campurkan cairan pembersih kaca. Periksa juga karet wiper jika sudah keras segera diganti agar kaca mobil anda tidak tergores dan hasil pembersihannya pun bisa maksimal.

13.Seiring berjalannya waktu, nozle dan injector akan kotor dan berkerak. Akibatnya pembakaran menjadi kurang sempurna dan berakibat mesin menjadi kurang bertenaga dan boros bahan bakar. Untuk itu perlu dilakukan perawatan pada nozle dan injector, baca selengkapnya

14. Salah satu perawatan mesin diesel yang mahal adalah kalibrasi, biaya berkisar satu juta rupiah atau bahkan lebih (tergantung tarif masing-masing bengkel). Kalibrasi dilakukan apabila pompa solar dan injector pada mesin diesel sudah tidak bisa mendapatkan komposisi campuran yang optimal, hal ini ditandai dengan bbm yang boros (standart normal panther 13km - 15km / liter), tarikan loyo dan keluar asap hitam yang cukup tebal. Untuk itu pompa dan injector perlu dites dan di stell ulang (kalibrasi) agar didapatkan campuran solar dan udara yang tepat sehingga pembakaran kembali optimal. Perawatan ini bisa dilakukan 2 tahun sekali atau jika kondisi mesin memang masih prima maka tidak perlu dilakukan kalibrasi.

Baca juga artikel terkait lain:
1.Merawat kaki kaki panther
2.Panther Masuk Angin
3.Membersihkan Nozel dan Injector Panther
4.Manual Book Panther dan ELF
5.Panther berat tarikannya
6.Merawat fan belt
7.Periksa Kendaraan Sebelum Mudik
8.Merawat Accu
9.Memperbaiki Sein Mati
10.Membersihkan tanki mobil
11.Jenis Oli Mesin
12.Tentang ban mobil
13.Ban mobil benjol
14.Cara mengganti baut roda yang putus

41 komentar:

  1. Dear Bos Eko,
    Terima kasih atas ilmunya yang disharing. Singkat, ringkas dan sangat bermanfaat bagi saya.
    Regards,
    /ak

    BalasHapus
  2. OK..pak, buat pembaca yang memiliki ilmu juga boleh kasih info dan sara.

    BalasHapus
  3. Trims infonya... sy owner panther (panther lama..) baru 1 bulan masih awam prawatan, kalo boleh sy minta jadwal prwatan ganti oli (mesin, gardan dll) filter2, sekali lagi trims...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk jadwal perawatan berkala Panther akan segera saya post Pak..

      Hapus
  4. baru saja saya beli Panther Hi Sporty Th 2000. Pas banget sesuai kebutuhan. Makasih, Mas Bro.

    BalasHapus
  5. jadi suka nih sama mobil Panther, trims infonya sangat bermanfaat Om Eko

    BalasHapus
  6. Buku manual Panther dan Jadwal perawatan mobil Panther dan ELF sudah saya upload..silahkan di download

    BalasHapus
  7. pak eko , saya punya panther new royal tahun 2000 , konsumsi solar utk luar kota 1:14. tergolong irit atau boros ? ada yang bilang kalo panther luar kota bisa 1:18 . apa yg harus saya lakukan agar panther new royal saya bisa 1:18 luar kota ? terima kasih sebelumnya ..

    BalasHapus
  8. panther new royal 2000 saya beli second , anehnya waktu pertama beli saya test solarnya sby-pasuruan 1:18 , kemudian saya beri preston injection cleaner
    untuk solar, malah jadi boros 1:14 ?? saya pikir bannya yg bermasalah, sudah saya ganti , freon ac sebelumnya nggak dingin, juga sudah saya isi. tapi tetap belum bisa kembali normal 1:18 luar kota . mohon saran pak eko .. thx..

    BalasHapus
  9. saya coba maximalkan mobil panther saya, bisa mencapai 1:15, tapi kecepatan max 80 km / jam, dan pake AC alam ( AC dimatikan ) ..bukankah itu sedikit memaksakan :-) saya pinginnya panther saya bisa 1:18 luar kota, 1:14 dalam kota ( AC dinyalakan ) mohon saran pak eko . thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Langkah praktis :
      1. Ganti filter solar dan saringan udara dengan yang baru dan ori
      2. Ganti oli mesin dan filter oli
      3. Pakai injector cleaner (prestone / STP)
      4. Sering dipakai jalan-jalan

      Hapus
    2. Tambahan informasi :
      Pada tanggal 1 - 15 Des 2012 saya sekeluarga (4 orang dewasa + 2 orang anak-anak) dengan menggunakan Panther royal tahun 1999 melakukan perjalanan dari Jakarta - Bali PP dengan jarak tempuh sekitar 3400KM (bacaan di Odometer) dengan AC full sepanjang perjalanan.
      Total biaya pembelian bahan bakar = Rp.850.000 = 188.9 liter
      jadi konsumsi bahan bakar = 3400km/188.9ltr = 18km/ltr.
      Waktu sebelum berangkat saya hanya melakukan maintenance :
      1.Bersihkan filter udara
      2.Ganti Filter solar
      3.Ganti Oli
      4.Ganti filter oli
      Hasilnya cukup lumayan irit dan bikin kantong masih aman...

      Hapus
  10. Ah jadi takut nih mau pake panther, biasanya saya pake kijang, sekarang saya mau coba pake panther, melihat isi artikel ini jadi takut...tapi makasih ilmunya pak bos...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan pernah takut pakai Panther Efa..dulu saya pernah pakai Avanza, namun setelah memakai Panther saya sudah kurang tertarik lagi dengan mobil bensin. Hal ini karena saya sudah merasakan banyak keunggulan diesel terutama pada daya tahan, mudah dan murah perawatannya, tenaga besar dan hemat bahan bakar.

      Hapus
  11. saya mau nanya pak, kenapa jam di mobil panther saya lampunya byar pet trus kalo jam nya juga tidak pernah cocok..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terus terang saya belum pernah oprek masalah ini Gan, namun saya hanya bisa memberikan sedikit suggestion :
      Biasanya jam di mobil itu pakai baterai tersendiri (tidak tergantung dengan power dari kelistikan mobil). Jadi meskipun mesin mobil dimatikan, namun jam akan tetap standby dan memorinya tetap bekerja meski jam nampak tidak menyala saat mesin mati.
      Namun begitu kita nyalakan mesin maka jam akan menyala dan jam akan menunjukkan angka yang sesuai dengan saat ini.
      Kemungkinan baterainya habis dan diganti baterainya. Mungkin ada diantara rekan-rekan lain yang punya pengalaman dengan hal ini bisa share infonya.

      Hapus
    2. Menambahkan, jam mobil arusnya tetap dari Accu, coba accu lepas, pasti jamnya akan reset dan harus dicocokkan ulang. Pak Huda coba cek atau urut kabel yang menuju ke jam Pak, kayaknya soketnya gak kenceng ...

      Hapus
  12. sAYA PENYIMAK WEBSITE PAK WIJANARKO, YG SAYA MAU TANYAKAN ADALAH :
    Panther 2300 cc tahun 1995, pada ablas (selang pembuangan) yang terletak didepan dan menjulur kebawah mesin ternyata terkadang mengeluarkan asap putih (kadang-kadang) lalu setaiap habis dipakai lalu masuk garasi paginya di lantai garasi ada oli sekitar 1/2 sendok makan.

    PAda pagi hari di cek oli mesin dengan menarik stick oli maka oli masih dalam kondisi full (tidak berkurang)


    MASALAH KAH DENGAN ABLAS/SELANG KELUAR ASAP PUTIH DAN MENETESKAN OLI?.

    APA CIRI MESIN UDAH TIDAK BAGUS?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertanyaannya hampir sama dengan pertanyaan yang pernah disampaikan pada artikel Membersihkan ijector Panther, namun akan saya ulas kembali :
      Untuk Panther 2.3 (TBR52) akan mengeluarkan asap putih tipis dari pipa pembuangan(air breather) seperti yang saudara maksud jadi tidak usah khawatir hal tersebut normal saja.Hal ini berbeda dengan panther 2.5 yang sudah tidak terdapat selang tsb.
      Sehubungan Panther sudah berumur jadi wajar saja kalau shealnya sudah pada getas dan rawan rembes oli. Yang terpenting cek jumlah oli dari stik pengukur, perhatikan apakah ada pengurangan yang cukup drastis. Jika iya berarti harus segera diperbaiki apakah ganti sheal / paking atau ada baut mesin yang kurang kencang, dll.semoga membantu

      Hapus
  13. Mau tanya bos, Saya EFA bos, Saya inikan baru nyoba pakai panther, berdasarkan saran saran diblog ini maka kemaren saya mengganti semua oli, termasuk oli mesin, perseneling dan gardan beserta dengan filter filternya, nah saya juga mengganti sil asterk depan belakang karena ada rembes oli, sekarang ini kayak terjadi rembes diradiator, kemaren saya menempuh perjalanan sekitar 50km, paginya saya cek air radiatornya berkurang sekitar 5 cm, apa radiator bisa diperbaiki, terus kalau beli baru harganya berapa? mohon petunjuknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan buru-buru ganti radiator Gan, mesin kalau dingin otomatis air radiator akan sedikit terlihat berkurang tapi saat mesin dihidupkan otomatis pompa radiator akan bekerja dan air akan mengalir (terlihat seperti penuh). itu siklus biasa saja, namun berhubung memang mobil sudah berumur ada baiknya bawa ke tukang radiator untuk dicek apakah ada kebocoran, jika ada bisa ditambal disana. Kalau harga baru saya belum tahu

      Hapus
  14. mau tanya Pak Eko, saya tertarik untuk membeli panther tahun 1991 - 1993 untuk mobil pertama saya, tapi saya belum pernah punya Panther neh, adakah info tentang speknya? dan kira-kira kalau mau membeli panther second tahun 1991 - 1993 itu apa saja yang perlu diperhatikan? dan bagaimana caranya agar tahu bahwa panther itu kondisi-nya bagus...

    terima kasih
    salam
    Rio

    BalasHapus
  15. mau tanya Pak Eko, saya tertarik untuk membeli panther tahun 1991 - 1993 untuk mobil pertama saya, tapi saya belum pernah punya Panther neh, adakah info tentang speknya? dan kira-kira kalau mau membeli panther second tahun 1991 - 1993 itu apa saja yang perlu diperhatikan? dan bagaimana caranya agar tahu bahwa panther itu kondisi-nya bagus...

    terima kasih
    salam
    Rio

    BalasHapus
    Balasan
    1. Koment sudah dijawab diartikel yang lain ya gan..

      Hapus
  16. jakarta - bali 3400 km cuma 890 ribu rupiah = 1;18 ? wah irit juga ya pak ... kondisi jalan kebanyakan lancar 80 km / jam atau banyak macetnya pak ?


    btw numpang tanya nih pak ...

    apakah solar di dalam tangki panther bisa menguap ? padahal sudah ditutup rapat ?

    soalnya begini , baru baru ini saya test irit solar panther saya dalam 1 hari, dari surabaya saya isi full tank , lalu sampai pasuruan saya isi full tank lagi, hasilnya 1:16 , hasilnya cukup maximal menurut saya. namun jika panther saya dikandangkan di garasi dalam waktu lama, 2 minggu - 1 bulan misalnya. hasil test iritnya berbeda.
    bisa 1:13 , bahkan 1;12 / padahal jarak yg ditempuh sama (luar kota malang - surabaya) .

    saya curiga apakah solar saya waktu di garasi menguap ?? apa ada kemungkinan demikian ? soalnya jika ditest irit berdekatan waktunya dengan isi bensin , hasilnya maximal, namun jika ditest irit setelah dikandangkan di garasi 2 minggu - 1 bulan ,kog hasilnya jadi boros ??

    seandainya memang benar solar saya menguap , bagaimana cara mengatasinya ? padahal seal penutup tangki bensin sudah ditutup rapat ?

    mohon saran pak eko ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Koment sudah saya jawab diartikel lainnya ya Gan..
      Intinya semakin sering Panther diajak jalan-jalan maka dia akan semakin irit dan bertenaga

      Hapus
  17. 3400 km cuma bayar 890 ribu dengan penumpang 6 orang , belum termasuk bagasi & barang barang bawaan ? luar biasa ....

    btw pak eko katanya punya panther ls 2010, kog liburan sama keluarga pake panther royal 99 ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalah kantong gan...Ls2010 sdh dilepas..tinggal menikmati yang ada namun tetap bisa diandalkan

      Hapus
  18. apakah mungkin panther royal 99 lebih nyaman & bertenaga dibanding panther ls 2010 ? :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Persoalan nyaman memang tentu barang baru biasanya lebih nyaman ketimbang barang lama, apalagi panther royal 1999 dibanding LS 2010 ya tentu berbeda.. Soal tenaga logikanya LS 2010 lebih bertenaga dan lebih irit dari Royal 1999 karena sudah dilengkapi dengan Turbo. Namun jika Royal tetap dirawat dengan baik, bisa kok menandingi tenaga dan irit dari LS 2010

      Hapus
    2. Intinya saya ingin menginformasikan kepada para pembaca sekalian bahwa Panther meskipun sudah tua namun tetap bandel, kuat, irit dan tidak rewel.

      Hapus
  19. Shenry
    Thank,s Untuk Ilmu Dan Pencerahanya Pak Eko.

    BalasHapus
  20. Shenry
    Thank,s Untuk Ilmu Dan Pencerahanya Pak Eko.

    BalasHapus
  21. Terimakasih Pencerahannya Mas Eko..salam
    kenal, saya baru beli Panther 2nd.
    Mo khatamin artikel mas Eko..sambil performing My Panther..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masmbang..sama-sama, silahkan disimak Gan.., dan boleh ditambahkan pengetahuan atau pengalamannya selama merawat panthernya. Agar kita semakin banyak ilmu..

      Hapus
  22. Pak bagaimana cara menguras radiator Panther royal mohon disertai gambarnya biar jelas masih pemula :) .terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara menguras air radiator cukup simple kok gan..langkahnya:
      1. Buka kap mesin
      2. Pastikan mesin dalam kondisi dingin
      3. Pada radiator sisi kanan (searah tangan kanan) julurkan tangan anda kebawah, dan rabalah sampai ke bagian bawah radiator, maka anda akan menemukan semacam tongolan / sumbat. putar kendorkan dan pastikan sampai lepas. maka air radiator akan mengalir sampai habis.
      4. Tutup kembali dan isi air radiator dari lubang pengisian sampai penuh. lalu jalankan mesin untuk beberapa saat. Lihat apakah air didalam radiator bergerak. Jika iya berarti radiator normal.
      5. Jika anda masih ingin menguras lagi maka ulangi langkah dari nomor tiga, pastikan sampai radiator bersih.
      6.Untuk penjelasan dengan gambar akan segera saya terbitkan artikelnya ya..terimakasih

      Hapus
  23. NUMPANG TANYAK BOSS,SAYA MAU BELI MOBIL PANTHER ANTARA TH94-96(NYESUAIN KANTONG)TAPI MASIH BINGUNG GIMANA CARA MEMBEDAKAN JENIS2 FARIANNYA DARI YANG MODEL PPL,HI GRADE,DELUX,ROYAL(KARENA TERKADANG STIKERNYA UDAH GANTIAN)MOHON PENCERAHAN.KURANG LEBIHNYA SAYA UCAPKAN TGERIMA KASIH

    BalasHapus