09 Februari, 2012

Petir


Antisipasi petir
Petir adalah salah satu fenomena alam yang sering terjadi khususnya di musim hujan. Bogor adalah kota yang mendapatkan sambaran petir terbanyak di dunia dengan rata-rata 322 kali sambaran petir per hari (angka normal adalah 80 kali per hari). Setiap sambaran petir memiliki energi dapat membangkitkan 100juta volt tegangan listrik dengan arus listrik yang mengalir 200 ribu ampere. Suhu kanal petir bisa mencapai 10.000 derajat celcius. Di Indonesia petir menimbulkan korban jiwa sebanyak 300 orang per tahun dan mencederai 500 orang per tahun. Sambaran petir sangat berbahaya karena bisa merusak sirkulasi darah, sistem syaraf dan pernafasan.
Langkah antisipasi agar terhindar dari sambaran petir adalah:
1.Jika sedang berada di luar ruangan, segera masuk ke bangunan atau mobil. Karena setelah terdengar bunyi petir, maka tidak ada tempat yang aman di ruang terbuka.
2.Segera menyingkir dari sawah, lapangan atau taman karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.
3. Segera keluar dari kolam renang atau sungai saat awan gelap mulai mengarah ke tempat anda.
4. Jangan berlindung di bawah pohon, karena arus listrik dari sambaran petir yang mengenai pohon bisa melompat ke arah anda.
5.Jauhi tiang listrik, menara atau apa saja bangunan yang menjulang tinggi.
6.Jika berteduh di ruang terbuka bersama orang lain, ambil jarak 3-5 meter untuk menghindari lompatan energi jika terjadi sambaran petir.
7.Jika sedang mengendarai motor, segera menepi dan berlindung ditempat yang aman.
Mobil adalah tempat yang aman karena petir hanya akan mengelilingi permukaan mobil dan energinya akan segera jatuh ke tanah. Rumah juga menjadi tempat yang aman dari sambaran petir dengan catatan semua peralatan elektronik dilepaskan dari stop kontak.
Petir juga dapat menyambar tempat yang sama lebih dari sekali bahkan sampai ratusan kali.
Sumber: Kompas, 19 Jan 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar