10 November, 2010

Gundah hati

Dalam kehidupan ini ada banyak hal yang bisa membuat hati kita menjadi gundah. Mulai dari masalah yang bersifat pribadi sampai masalah yang berkaitan dengan persoalan komunal (pekerjaan, masyarakat, dan lainnya). Bahkan kadang sebagian orang sampai harus kehilangan pegangan dalam kehidupannya sampai ada yang mengakhiri hidup dengan cara yang tragis.
Gundahnya hati dipicu oleh masalah yang belum ditemukan solusinya, semakin lama masalah itu tidak ditemukan solusinya maka taraf kegundahan akan semakin besar. Bisa juga kegundahan itu muncul akibat adanya dilema dari suatu permasalahan yang belum bisa ditentukan mana keputusan yang akan diambil dari beberapa pilihan yang ada.
Dampak dari kegundahan itu bisa dirasakan dari efek terkecil mulai dari gelisah, konsentrasi yang menurun sampai dengan susah tidur dan yang terberat tentunya depresi berkepanjangan yang bisa mengakibatkan gangguan kejiwaan. Artinya gundah adalah masalah kejiwaan namun akan berefek besar terhadap fisik, misalnya seorang yang terkena kegundahan dan akahirnya mengalami masalah sulit tidur, maka kondisi kesehatan fisiknya akan perlahan memburuk.
Salah satu cara mengatasi kegundahan hati adalah tenangkan diri anda. Luangkan waktu untuk menyendiri di suatu tempat yang sepi dan hening jauh dari suasana hiruk pikuk duniawi. Bagi anda yang muslim bisa anda lakukan adalah ambil wudhu kemudian lakukan sholat malam di tempat yang sunyi setelah itu lakukan dzikir. Kemudian ajaklah diri anda untuk berkomunikasi layaknya anda sedang berkomunikasi dengan teman lama yang sudah sangat lama anda tidak bertemu dan anda ingin sekali berkomunikasi dengannya. Tanyakan kepada diri anda tentang persoalan yang melanda, niscaya nurani dan jiwa anda akan memberikan jawaban terbaik terhadap masalah yang anda hadapi, karena disaat sunyi dan sendiri itulah anda bisa berkomunikasi dengan jiwa anda yang mungkin sudah lama anda tidak pernah ajak berkomunikasi. Dan sesungguhnya Allah itu lebih dekat kepada kita dari pada urat nadi kita sendiri.
Baca juga artikel terkait :
1.Idhul Adha penyerahan jiwa
2.Management Jiwa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar