Semenjak diluncurkan pertama kali di Indonesia pada tahun 2004, Honda Jazz menjadi primadona pada segemen city car.
Mobil ini banyak diminati oleh masyarakat karena design eksterior yang bagus dan interior yang lapang (untuk kelas city car). Dari sisi mesin juga memiliki ketangguhan baik yang IDSI maupun VITEC.
Namun dengan beriringnya waktu, perlu diketahui oleh para pemilik Jazz akan pentingnya melakukan perawatan kendaraan kesayangan ini.
Berikut adalah beberapa langkah untuk merawat Honda Jazz agar tetap nyaman dan aman dikendarai.
1. Lakukan pergantian oli mesin secara teratur, ikuti rekondasi pabrikan dengan menggunakan oli SAE 10-40. untuk jenisnya bisa semi sintetik ataupun full sintetik. sebaiknya pilihlah oli mesin dengan kode API SN. Sekaligus lakukan pergantian filter oli maksimal tiap 15ribu km (3x ganti oli mesin)
2.Periksa selalu air radiator melalui tanki reservoir. pastikan jumlahnya ada pada level antara low-full
3.Bersihkan secara rutin filter udara, semprot dengan angin kompresor. Jika dirasa sudah rusak segeralah diganti.
4.Periksa kondisi busi, jika perlu dilakukan pergantian agar pengapian selalu prima.
5.Periksa dan bersihkan koil. karena koil adalah bagian utama untuk pengapian, sering orang tidak melaksanakan pembersihan koil sehingga performa mesin akan menjadi turun.
6.Periksa kondisi kaki-kaki, perhatikan kondisi lengan (arm) roda depan khususnya karetnya. karena seringnya karet tersebut rusak tanpa disadari. lakukan penggantian segera.
7.Lakukan juga pemeriksaan ball join dan tie rod. jika dirasa ada yang kurang beres dengan setir, sebaiknya lakukan spooring untuk mengetahui apakah ada masalah dengan kaki-kaki sekaligus membuat roda depan kembali align.
8.Periksa kondisi kampas rem depan (cakram) dan belakang (bisa tromol ataupun cakram. jika sudah tipis sebaiknya diganti sepasang. periksa juga oli rem dan masternya apakah ada rembes/bocor. bisa juga dilakukan pemeriksaan dan pembuangan angin dari sistem rem.
9.Cek lampu-lampu, klakson dan kelistrikan mobil lainnya. kondisi accu juga patut diperiksa karena jangan sampai accu sudah soak bisa beraikat mobil tidak bisa stater.
10.Periksa kondisi alternator sebagai pengisi daya listrik accu. periksa tingkat kekencangan dan kondisi beltnya. jika sudah banyak retakan sebaiknya segera diganti baru.
11. Periksa kondisi AC mobil dengan mengukur tingkat kedinginannya. jika AC sudah tidak dingin maka bisa diperiksa tekanan freon. bisa ditambahkan freon sekaligus dibersihkan saluran ACnya.
12.Periksa kondisi wiper mobil anda, karena komponen ini sangat fital apabila turun hujan saat mengemudi. kebanyakan karet wiper sudah keras sehingga menimbulkan bunyi dan tidak efektif menyeka air. ganti karetnya dengan yang baru.
13.Gunakan bahan bakar yang berkualitas (ron 92) agar performa mesin terjaga.. namun apabila memang lebih memilih bahan bakar mutu standart (premium) sebainya rutin melakukan pembersihan filter bensin yang ada didalam tanki bahan bakar.
14.Lakukan perawatan khususnya membersihkan nozel dan ruang bakar dari kerak karbon. karena kerak ini akan menurunkan kinerja mesin. Pembersihan bisa dilakukan dengan berbagai metode, salah satunya yang paling mudah dan murah adalah dengan menambahkan cairan injector cleaner pada bahan bakar.
Sekian tips perawatan Honda Jazz, semoga bermanfaat.
28 Juli, 2016
16 April, 2013
Kaki kaki Panther

Panther adalah salah satu kendaraan yang terkenal karena keandalan dan ketangguhannya. Namun tetap harus diperhatikan salah satu aspek selain mesin, body juga adalah kaki-kaki.
Sebagaimana diketahui bahwa roda termasuk kaki kaki adalah bagian yang berhubungan langsung dengan jalan. Dan apabila terdapat masalah dengan kaki kaki, maka bisa berakibat kecelakaan serius.
Untuk roda depan bisa diperhatikan bagian-bagian berikut:





Untuk penjelasan masih dalam penyusunan, mohon maaf
26 Januari, 2013
PDA test tiang pancang
Untuk mengetahui kapasitas daya dukung tiang pancang (tahanan ujung dan tahanan friksi) maka setiap pekerjaan pemancangan tiang pancang harus dilakukan beberapa metode pengujian.
Salah satu metode pengujian yang ekonomis dan efisien adalah dengan mengunakan test PDA (Pile Dynamic Analizer) yakni sebuah metode pengetesan daya dukung tiang pancang dengan menganalisa rambatan gelombang pantulan / perlawanan dari tiang pacang saat dibeerikan beban / gaya.
27 Desember, 2012
Jakarta - Bali dengan Panther
Usai sudah liburan kami sekeluarga tahun ini dengan mengunjungi beberapa objek wisata dengan rute : Jakarta - Bali PP. Dengan mengendarai Isuzu Panther Royal 1999 menempuh total 3400KM dengan beberapa kota yang kami singgahi :
- Tanggal 1 Des 2012 pukul 13.oo WIB : Berangkat dari Jakarta menuju Bandung via Tol Cipularang dan sampai di Bandung sekitar jam 15.oo WIB. Ketemu teman sekalian ganti dua buah ban depan merek Dunlop type e70 (harga Rp.1.170.ooo untuk 2 buah). Sedangkan ban belakang masih pakai ban yang lama Bridgestone B250. Sekalian ganti oli dan filter oli sekalian cek kaki-kaki dan ternyata kedapatan Karet bos arm roda depan kiri mulai tipis dan terdapat oblakan. Berhubung waktu sudah sekitar jam 19.30 dan bengkel tersebut juga tidak punya spare part, terpaksalah kami melanjutkan perjalanan menuju Demak dengan hati-hati dan merayap (kecepatan rata-rata 60km/jam). Sehabis makan malam sekitar jam 20.00 WIB, perjalanan dari Bandung kami lanjutkan menuju Sumedang dan istirahat di tol Cirebon sekitar jam 22.30WIB.
Pukul 23.30 WIB perjalanan kami lanjutkan menuju Brebes-Tegal-Pemalang-Pekalongan-Batang- dan istirahat di kawasan Alas roban sekitar jam 04.00 WIB.
- Tanggal 2 Des 2012 pukul 6.00 WIB pagi perjalanan kali lanjutkan menuju Weleri - Kendal - Semarang dan tiba di Demak sekitar jam 8.00 Pagi hari.
Malam hari kami adakan makan bersama dengan keluarga besar di KFC Ramayana Kudus. Dalam perjalanan ternyata jembatan Tanggul angin yang merupakan perbatasan Kab. Demak dan Kab. Kudus mengalami perbaikan yang sisi arah Kudus ke Demak sehingga harus melalui jembatan satunya (jembatan lama) alhasil lalu lintas macet karena satu jembatan untuk dua arah kendaraan.
- Tanggal 3 Des 2012 jam 8.00WIB saya perbaiki kaki-kaki mobil dengan bantuan teman karib (kebetulan berprofesi sebagai montir). Untuk kaki depan kiri harus ganti karet bos arm dan ganti ball joint atas, sedangkan kaki depan kanan cukup ganti karet bos arm. Total biaya sekitar Rp.450.000 (termasuk spare part dan jasa servis). Lumayan kendaraan jadi lebih enak dan pikiran lebih tenang.
Sore hari kami bawa mobil menuju kudus untuk membelikan perhiasan anak-anak di salahsatu toko emas yang cukup terkenal di Kudus yakni Toko Emas Tjandi di jalan Sunan Kudus (dekat alun-alun simpang tujuh).
- Tanggal 4 Des 2012 jam 14.00 WIB saya sekeluarga berpamitan dan melanjutkan perjalanan menuju Nganjuk via Pantura Jateng (Kudus-Pati-Rembang-Tuban-Babat-Nganjuk), sampai disana sekitar jam 20.00WIB. Sepanjang perjalanan kondisi cuaca hujan, sehingga saya tidak bisa memacu kendaraan terlalu kencang.
Setiba di Nganjuk kami beristirahat di rumah orang tua.
- Tanggal 5 Des 2012 jam 10.00 WIB saya memanggil tukang pijat karena badan terasa pegal-pegal. Jam 12.30 kami sekeluarga berjalan-jalan ke Kertosono dan Nganjuk untuk makan Sate + Gule khas Nganjuk.
- Tanggal 6 Des 2012 jam 10.00 WIB saya mempersiapkan bekal dan perlengkapan untuk perjalanan ke Bali. Setelah saya periksa ternyata ban belakang kiri mengalami gembung, sehingga mau gak mau harus diganti.
Jam 18.00 WIB kami berangkat melalui Kertosono dengan harapan dapat ganti Ban di toko ban langganan yang ada di Jombang. Namun setiba di sana ternyata tokonya tutup terpaksa saya keliling Jombang untuk cari ban bekas pakai yang masih bagus untuk dipasang di roda belakang kiri. Namun setelah berkeliling sampai jam 21.30 kami belum juga mendapatkan ban yang cocok, akhirnya saya putuskan untuk pulang kembali ke rumah. Rencana berangkat jadi saya tunda besok pagi dengan harapan toko ban langganan sudah buka.
- Tanggal 7 Des 2012 jam 06.00 WIB saya kami berangkat, sebelum berangkat saya sempatkan untuk mengingatkan istri dan adik-adik untuk memeriksa dan meastikan KTP sudah dibawa. Hal ini karena akan dilakukan pemeriksaan di pelabuhan Gilimanuk sebelum bisa melanjutkan perjalanan di Bali.
Setelah semua siap, perjalanan saya mulai dengan menuju toko ban langganan di Jombang dan alhamdulillah toko sudah buka. Saya beruntung mendapatkan sebuah ban Bridgestone B250 bekas yang masih bagus (70%) dengan tahun pembuatan 2010. Seimbang dengan ban belakang kanan yang juga B250. Harganyapun juga masih wajar cuma Rp.120.000 sudah terima beres.
Setelah ban selesai dipasang, kami lanjutkan perjalanan menuju Mojokerto. Perjalanan menempuh sekitar 30 menit dan kami isi solar Rp.120.000, sambil iseng tanya ke petugas SPBU mengenai jalur yang bisa kami lewati untuk ke Bali. Dia menyarankan Benar saja setelah 10 menit berjalan dari SPBU ada sebuah perempatan lampu merah dan menunjukkan arah Mojosari/Pasuruan/Malang, akhirnya saya belok kanan mengikuti arah yang ditunjuk. Sekitar 15 menit perjalanan kami melewati jalan arteri menuju Mojosari dan akhirnya setelah 30 menit perjalanan kami tiba di Gempol sekitar pukul 11.00 WIB
Kemudian kami menuju bundaran Apollo di Gempol dan belok ke kiri ke arah Pasuruan. Sekitar 30 menit kami sampai di Bangil sebuah kota kecamatan di barat Pasuruan. Kotanya kecil namun terlihat suasana islami yang cukup kental karena memang bertepatan dengan waktu sholat Jumat.
Sekitar 30 menit kami melalui Bangil akhirnya kami tiba di kota Pasuruan sekitar jam 12.00 WIB, sepertinya sholat jumat sudah selesai karena kami lihat banyak orang keluar dari masjid. Sepanjang perjalanan dari Gempol menuju Pasuruan melewati jalan yang sangat bagus (aspal sepertinya masih belum terlalu lama diperbaiki). Kami terus menyusuri kota Pasuruan dan akhirnya keluar kota menuju arah Grati sebuah kota kecamatan juga. Kondisi jalan masih baru dan terlihat sedang ada pekerjaan pelebaran jalan, hal ini terlihat dari adanya penggusuran bangunan-bangunan yang terkena pelebaran.
Sekitar 30 menit kami masuk kota Probolinggo. Tidak jauh dari pintu masuk kota terdapat dua pilihan jalur menuju Bali. Bisa lurus ke timur (via pantura Situbondo-Banyuwangi) atau belok kanan via jalur tengah (Klakah/Lumajang-Jember-Banyuwangi. kami sengaja memilih jalur utara karena sebelumnya saya sudah pernah melewati jalur tengah, dengan kondisi medan yang bergunung-gunung (gunung Kumitir). Kota probolinggo cukup lumayan untuk ukuran kota kabupaten, dengan kondisi kota yang cenderung memanjang mengikuti jalan raya. Kondisi kota juga cukup teduh karena masih banyak pepohonan besar sepanjang jalan dalam kota. Ada sebuah perempatan lampu merah dan saya berhenti, saya melihat ke kanan dan terdapat sebuah menara air cukup besar dengan cat warna biru. Terpikir oleh saya siapa yang merencanakan struktur tanki air ini? maklum sebagai seorang Civil Engineer ketika melihat bangunan langsung berfikir seperti itu. Ah septintas lalu lampu hijau menyala dan kami lanjutkan lagi.
Tidak lama kami akhirnya keluar kota probolinggo, saya putuskan untuk beristirahat dan mencari SPBU. Tidak jauh dari gerbang kota (sekitar 10 menit) ada sebuah SPBU di sebelah kanan jalan, dan saya putuskan untuk masuk dan beristirahat. Jam menunjukkan pukul 13.00 WIB dan kondisi cuaca panas terik, SPBU cukup bagus untuk beristirahat karena memiliki saung-saung kecil dan banyak penjual makanan. Ada juga musholla dan toilet. Sambil beristirahat saya ngobrol dengan sesama pengendara mobil lain yang juga sedang beristirahat disana.
Berhubung cuaca masih panas terik, maka saya putuskan untuk beristirahat lebih lama dan saya berencana melanjutkan perjalanan kembali sekitar pukul 15.00 WIB dengan harapan lebih adem. Setelah waktu menunjukkan pukul 15.00 saya berencana melanjutkan kembali perjalanan, namun disinilah drama dimulai tatkala saya meraba kantong dan saya tidak menemui dompet. betapa panik saya dan istri segera mencari dompet berisi SIM/KTP yang mutlak harus dibawa dan ditunjukkan kepada petugas saat menyeberang ke Bali. Segera saya telpon rumah dan menanyakan apakah dompet saya tertinggal, betapa sedih dan paniknya kami ketika mengetahui bahwa benar dompet saya tertinggal di rumah. Perasaan sedih kecewa dan dongkol menyelimuti kami semua, bagaimana bisa saya yang sebelum berangkat sudah mengingatkan orang-orang akan KTPnya ternyata saya sendiri tidak membawa KTP dan SIM. Waduh...bener-bener pening kepala, mau pulang sudah jauh, mau lanjut jelas tidak mungkin bisa nyeberang ke Bali...waduh...
Dengan perasaan kecewa, saya berusaha menghibur orang-orang dan saya berencana membawa mereka ke Pantai Pasir Putih di Situbondo setelah itu ke Gunung Bromo.
Dengan perasaan kecewa, tepat pukul 15.00 WIB perjalanan kami lanjutkan ke Pantai Pasir Putih, di perjalanan saya berfikir keras kira-kira ada solusi apa agar kita tetap bisa ke Bali..setelah 20 menit perjalanan kami sampai di kota Kraksaan dan ternyata saya mendapatkan ide..saya ingat kalau saya punya seorang teman di Probolinggo..yah..M. Rofiq namanya, dia adalah teman semasa kuliah di Malang. Saya buka profil Facebook dan mendapatkan nomor telponnya. Langsung saya telpon dan alhamdulillah diangkatnya. Kendaraan segera saya tepikan dan berbicara dengannya, dan alhamdulillah dia punya SIM A. Saya meminjam dan meminta alamatnya. Ternyata di tinggal tidak jauh dari menara air yang sempat saya lihat di kota Probolinggo. Langsung saya putar balik kembali ke kota Probolinggo tempat dia tinggal.
Sekitar 30 menit saya tiba dan bertemu dengan sahabat lama saya ini, sebentar saya sempatkan untuk singgah di rumahnya dan bertemu dengan anak istrinya. Tak terasa kami ngobrol hingga hampir magrib (sekitar jam 17.30 WIB), dan kami berpamitan untuk melanjutkan perjalanan ke Bali...alhamdulillah ada jalan...
Perjalanan kami lanjutkan melewati batas kota probolinggo trus kembali ke kota Kraksaan tempat saya tadi putar balik dan terus saya lanjutkan sampai di Paiton. Disana terdapat pembangkit listrik yang sangat besar dan terlihat seperti bangunan yang indah di malam hari. Terdapat banyak chimney (cerobong) dan bangunan baja lengkap dengan pipa-pipanya terlihat sangat indah dengan banyaknya cahaya lampu mercury. Letaknya cukup bagus di bawah bukit dan ditepi laut sehingga kami dari mobil bisa melihat dengan cukup jelas dari perbukitan. Setelah melewati Paiton tepat pukul 19.00 kami sampai di sebuah SPBU dan saya putuskan untuk istirahat. Rupanya SPBU ini sangat bagus lengkap dengan penginapan, restoran, minimarket, toilet dll. ini adalah salah satu SPBU terbaik yang pernah saya lihat. Banyak kendaraan beristirahat dan terlihat beberapa bus pariwisata juga beristirahat. suasana SPBU terlhat cukup ramai. Saya beristirahat cukup lama karena saya pikir saya tidak istirahat lagi sampai di Penyeberangan. Pukul 21.00 WIB perjalanan saya lanjutkan lagi tentunya dengan perasaan yang senang karena kami bisa ke Bali, namun dibalik itu semua masih ada tersirat rasa khawatir karena foto SIM dan KTP miliki teman rupanya sangat berbeda jauh dengan diriku. Waduh gimana nanti kalau ketahuan nih...akhirnya sepanjang jalan saya berusaha menghafal data-data SIM dan KTP..wuih...puyeng.
Sekitar 30 menit perjalanan kami sampai di Pantai Pasir Putih dan terus berlanjut sampai di kota Besuki sebuah kota kecamatan. Lanjut terus akhirnya sampai di Kota Situbondo sekitar jam 22.00 WIB. Air panas habis sehingga mau tidak mau harus beli air panas untuk bikin susu anak-anak. akhirnya kami menepi dan membelinya.
Berlanjut sekitar pukul 22.30 kami sudah sampai di Panarukan sebuah kota kecamatan yang menyimpan sejarah pada masa Gubernur Jenderal Deandless yang pernah membangun jalan dari Anyer - Panarukan.
Perjalanan terus kami lanjutkan dan sekitar 30 menit kami mulai masuk hutan Baluran, suasana cukup ramai dengan banyaknya truk dengan medan jalan yang cukup berliku namun kondisi jalan sangat bagus. Rupanya hutannya cukup luas karena butuh waktu lebih dari 20 menit untuk keluar hutan. Saya sempat membandingkan dengan Alas Roban di Batang sepertinya masih jauh Hutan Baluran. Setelah keluar hutan kami mulai memasuki wilayah Kabupaten Banyuwangi. Namun perasaan saya sedikit terusik karena tadi waktu melalui hutan terdapat banyak kendaraan, justru ketika keluar hutan malah sepertinya sepi sekali. Saya meilhat Jam dan sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB namun sepertinya malam sudah larut sekali. Saya baru tersadar bahwa ini kan sudah masuk wilayah perbatasan dengan waktu Indonesia Tengah, pantas saja sepertinya sudah sangat larut..seharusnya jam sudah maju satu jam..Mobil terus saya pacu menuju Pelabuhan Ketapang melewati obyek wisata Watudodol dan tidak lama berselang mulai terlihat gemerlap lampu pelabuhan. Wah sudah dekat rupanya..makin semangat untuk segera bisa menyeberang ke Bali.
Jam 23.30 saya sampai di Pelabuhan Ketapang, setelah memasuki pintu gerbang pelabuhan saya membayar tiket penyeberangan seharga Rp.114.000 (untuk sekali penyeberangan dengan mobil). Mobil masuk kapal dan tidak lama kapal fery berlayar menuju Bali..wuihhhh akhirnya sampai juga....
Sekitar 45 menit kapal berlayar akhirnya tiba dan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk Bali.
- 7 Desember 2012 jam 00.30 kami keluar kapal dan segera memasuki pintu pemeriksaan. Benar juga kata orang-orang bahwa kami akan diperiksa. Terlihat 4 orang anggota POLRI berjaga dan segera seorang anggota POLRI menghampiri mobil dan memeriksa surat kendaraan. Dengan segenap perasaan was-was saya serahkan STNK dan SIM A milik Rofiq..waduh..Polisi tersebut dengan bantuan senter memeriksanya..pasrah deh saya dan berharap bisa lolos. Alhadulillah..mungkin masih rejeki kami, anggota polisi tersebut mempersilahkan kami lanjut. Namun pemeriksaan tidak berhenti saja di sana, 20meter kami berjalan di depan sudah menuggu anggota SATPOL PP dan segera memeriksa KTP saya dan Istri..alhadulillah..lolos..dengan perasaan sangat gembira saya kembali melanjutkan perjalanan.
Begitu keluar dari pintu gerbang pelabuhan, mulai bingung saya. Mau kemana kita di Bali sedangkan Peta juga tidak terbawa..waduh...ada lagi ini persoalannya..namun dengan modal nekat dan filing sopir saya lanjutkan perjalanan. Saya merasa sedikit asing dengan kondisi jalan karena terlihat seperti memasuki lorong panjang yang tidak ada habisnya, lorong itu terbentuk dari pepohonan kanan dan kiri yang sepertinya saling bertaut sehingga terlihat kita sedang berada dibawah lorong.
Sekitar 5 menit saya tiba disebuah pertigaan dengan tulisan lurus ke Denpasar dan kekiri ke Singaraja. Mobil saya hentikan dan suasana sepi sekali. Filing sopir saya mengatakan sebaiknya saya lurus saja karena sala melihat kekiriri suasana jalan terlihat gelap tanpa ada penerangan. Yah lurusa saja lah..
Cukup lama saya menyusuri jalan itu dan setelah 10 menit perjalanan, akhirnya saya lihat sebuah SPBU dan saya belokkan kendaraan kesana alih alih isi solar dan bertanya pada petugas SPBU.vMobil saya isi solar sebanyak Rp.120.000 sambil bertanya tempat mana yang paling tepat untuk disinggahi? dia menjawab ke Denpasar saja karena cukup 4 jam sedangkan kalau ke Kintamani cukup jauh sekitar 6 jam. Dengan perasaan yang masih bingung akhirnya mobil saya jalankan.
Filing sopir saya muncul lagi, saya melihat mobil yang sedang mengisi solar di belakang saya adalah sebuah bus pariwisata dengan nomor polisi AA (wilayah Magelang). Ah..pasti mereka mau menuju tempat yang tepat entah dimana lah..akhirnya saya tunggu mobil tersebut dan saya putuskan untuk mengikutinya. Tak berselang lama bus tersebut berjalan dan saya ikuti terus dibelakangnya. Tak berselang lama muncul dua buah bus pariwisata juga dengan kecepatan tinggi menyalip kami, semakin mantap pikiran saya untuk ambil arah ke Denpasar.
Medan jalan semakin naik turun dan bekelok-kelok seperti jalur pegunungan. Banyak truck juga dengan susah payah melewati jalan tersebut. Semakin lama semakin susah medan jalan yang saya lalui dengan tanjakan dan turunan tajam serta tikungan-tikungan sulit terus menerus didepan..wah..makin sulit dan menantang medan jalannya. Saya sebelumnya tidak mengetahui jikalau medan jalan dari Gilimanuk sampai ke Denpasar adalah medan pegunungan dengan trek naik turun dan tikungan tajam.
Selama 4 jam kami menyusuri medan pegunungan, akhirnya saya sepertinya memasuki wilayah perkotaan dan benar saja sekitar pukul 04.30 WITA saya sudah memasuki daerah menuju Pantai Pura Tanah Lot. Ada sebuah perempatan dan bertuliskan lurus ke Denpasar dan Kekanan ke Tanag Lot, segera mobil saya belok ke kanan mengikuti petunjuk tersebut. Anehnya tidak jauh dari perempatan tadi terdapat sebuah pasar dan jalanan menjadi sangat sempit akibat dipakainya jalan untuk aktifitas pasar. Setelah melewati pasar tersebut saya jadi ragu apa benar jalan ini..mana mungkin bus besar bisa melewati jalan itu???wah..jangan-jangan saya salah ini. Sampai disebut pertigaan saya turun dan bertanya pada warga yang kebetulan sedang berada di sebuah warung, dengan sopan saya bertanya arah ke Tanah Lot dan mereka membenarkan jalan yang saya ambil. lanjut terus sekitar 15 menit perjalanan saya menjumpai pasar kembali dan terdapat pertigaan tanpa penunjuk arah. Saya kembali turun dan bertanya kepada warga, mereka menunjukkan arah ke kanan. Saya lanjutkan kembali perjalanan dengan ambil arah ke kanan dan sekitar 10 menit saya tiba di Pantai Pura Tanah Lot.
Gerbang parkir terbuka dan suasana masih sangat sepi karena masih jam 05.30 WITA, karena belum ada petugas jaga gerbang, saya dipersilahkan masuk oleh anggota polisi yang kebetulan sedang ada di sana. Betapa kagetnya saya ketika meulai memasuki tempat parkir..ternya disana sudah ada benyak Bus Pariwisata (mungkin lebih dari 10 bus) dan sepertinya adalah Bus yang saya jumpai di SPBU di Paiton Probolinggo. Senang sekali saya dan keluarga segera menuju area wisata Pura Tanah Lot.
(tobe continued)
- Tanggal 1 Des 2012 pukul 13.oo WIB : Berangkat dari Jakarta menuju Bandung via Tol Cipularang dan sampai di Bandung sekitar jam 15.oo WIB. Ketemu teman sekalian ganti dua buah ban depan merek Dunlop type e70 (harga Rp.1.170.ooo untuk 2 buah). Sedangkan ban belakang masih pakai ban yang lama Bridgestone B250. Sekalian ganti oli dan filter oli sekalian cek kaki-kaki dan ternyata kedapatan Karet bos arm roda depan kiri mulai tipis dan terdapat oblakan. Berhubung waktu sudah sekitar jam 19.30 dan bengkel tersebut juga tidak punya spare part, terpaksalah kami melanjutkan perjalanan menuju Demak dengan hati-hati dan merayap (kecepatan rata-rata 60km/jam). Sehabis makan malam sekitar jam 20.00 WIB, perjalanan dari Bandung kami lanjutkan menuju Sumedang dan istirahat di tol Cirebon sekitar jam 22.30WIB.
Pukul 23.30 WIB perjalanan kami lanjutkan menuju Brebes-Tegal-Pemalang-Pekalongan-Batang- dan istirahat di kawasan Alas roban sekitar jam 04.00 WIB.
- Tanggal 2 Des 2012 pukul 6.00 WIB pagi perjalanan kali lanjutkan menuju Weleri - Kendal - Semarang dan tiba di Demak sekitar jam 8.00 Pagi hari.
Malam hari kami adakan makan bersama dengan keluarga besar di KFC Ramayana Kudus. Dalam perjalanan ternyata jembatan Tanggul angin yang merupakan perbatasan Kab. Demak dan Kab. Kudus mengalami perbaikan yang sisi arah Kudus ke Demak sehingga harus melalui jembatan satunya (jembatan lama) alhasil lalu lintas macet karena satu jembatan untuk dua arah kendaraan.
- Tanggal 3 Des 2012 jam 8.00WIB saya perbaiki kaki-kaki mobil dengan bantuan teman karib (kebetulan berprofesi sebagai montir). Untuk kaki depan kiri harus ganti karet bos arm dan ganti ball joint atas, sedangkan kaki depan kanan cukup ganti karet bos arm. Total biaya sekitar Rp.450.000 (termasuk spare part dan jasa servis). Lumayan kendaraan jadi lebih enak dan pikiran lebih tenang.
Sore hari kami bawa mobil menuju kudus untuk membelikan perhiasan anak-anak di salahsatu toko emas yang cukup terkenal di Kudus yakni Toko Emas Tjandi di jalan Sunan Kudus (dekat alun-alun simpang tujuh).
- Tanggal 4 Des 2012 jam 14.00 WIB saya sekeluarga berpamitan dan melanjutkan perjalanan menuju Nganjuk via Pantura Jateng (Kudus-Pati-Rembang-Tuban-Babat-Nganjuk), sampai disana sekitar jam 20.00WIB. Sepanjang perjalanan kondisi cuaca hujan, sehingga saya tidak bisa memacu kendaraan terlalu kencang.
Setiba di Nganjuk kami beristirahat di rumah orang tua.
- Tanggal 5 Des 2012 jam 10.00 WIB saya memanggil tukang pijat karena badan terasa pegal-pegal. Jam 12.30 kami sekeluarga berjalan-jalan ke Kertosono dan Nganjuk untuk makan Sate + Gule khas Nganjuk.
- Tanggal 6 Des 2012 jam 10.00 WIB saya mempersiapkan bekal dan perlengkapan untuk perjalanan ke Bali. Setelah saya periksa ternyata ban belakang kiri mengalami gembung, sehingga mau gak mau harus diganti.
Jam 18.00 WIB kami berangkat melalui Kertosono dengan harapan dapat ganti Ban di toko ban langganan yang ada di Jombang. Namun setiba di sana ternyata tokonya tutup terpaksa saya keliling Jombang untuk cari ban bekas pakai yang masih bagus untuk dipasang di roda belakang kiri. Namun setelah berkeliling sampai jam 21.30 kami belum juga mendapatkan ban yang cocok, akhirnya saya putuskan untuk pulang kembali ke rumah. Rencana berangkat jadi saya tunda besok pagi dengan harapan toko ban langganan sudah buka.
- Tanggal 7 Des 2012 jam 06.00 WIB saya kami berangkat, sebelum berangkat saya sempatkan untuk mengingatkan istri dan adik-adik untuk memeriksa dan meastikan KTP sudah dibawa. Hal ini karena akan dilakukan pemeriksaan di pelabuhan Gilimanuk sebelum bisa melanjutkan perjalanan di Bali.
Setelah semua siap, perjalanan saya mulai dengan menuju toko ban langganan di Jombang dan alhamdulillah toko sudah buka. Saya beruntung mendapatkan sebuah ban Bridgestone B250 bekas yang masih bagus (70%) dengan tahun pembuatan 2010. Seimbang dengan ban belakang kanan yang juga B250. Harganyapun juga masih wajar cuma Rp.120.000 sudah terima beres.
Setelah ban selesai dipasang, kami lanjutkan perjalanan menuju Mojokerto. Perjalanan menempuh sekitar 30 menit dan kami isi solar Rp.120.000, sambil iseng tanya ke petugas SPBU mengenai jalur yang bisa kami lewati untuk ke Bali. Dia menyarankan Benar saja setelah 10 menit berjalan dari SPBU ada sebuah perempatan lampu merah dan menunjukkan arah Mojosari/Pasuruan/Malang, akhirnya saya belok kanan mengikuti arah yang ditunjuk. Sekitar 15 menit perjalanan kami melewati jalan arteri menuju Mojosari dan akhirnya setelah 30 menit perjalanan kami tiba di Gempol sekitar pukul 11.00 WIB
Kemudian kami menuju bundaran Apollo di Gempol dan belok ke kiri ke arah Pasuruan. Sekitar 30 menit kami sampai di Bangil sebuah kota kecamatan di barat Pasuruan. Kotanya kecil namun terlihat suasana islami yang cukup kental karena memang bertepatan dengan waktu sholat Jumat.
Sekitar 30 menit kami melalui Bangil akhirnya kami tiba di kota Pasuruan sekitar jam 12.00 WIB, sepertinya sholat jumat sudah selesai karena kami lihat banyak orang keluar dari masjid. Sepanjang perjalanan dari Gempol menuju Pasuruan melewati jalan yang sangat bagus (aspal sepertinya masih belum terlalu lama diperbaiki). Kami terus menyusuri kota Pasuruan dan akhirnya keluar kota menuju arah Grati sebuah kota kecamatan juga. Kondisi jalan masih baru dan terlihat sedang ada pekerjaan pelebaran jalan, hal ini terlihat dari adanya penggusuran bangunan-bangunan yang terkena pelebaran.
Sekitar 30 menit kami masuk kota Probolinggo. Tidak jauh dari pintu masuk kota terdapat dua pilihan jalur menuju Bali. Bisa lurus ke timur (via pantura Situbondo-Banyuwangi) atau belok kanan via jalur tengah (Klakah/Lumajang-Jember-Banyuwangi. kami sengaja memilih jalur utara karena sebelumnya saya sudah pernah melewati jalur tengah, dengan kondisi medan yang bergunung-gunung (gunung Kumitir). Kota probolinggo cukup lumayan untuk ukuran kota kabupaten, dengan kondisi kota yang cenderung memanjang mengikuti jalan raya. Kondisi kota juga cukup teduh karena masih banyak pepohonan besar sepanjang jalan dalam kota. Ada sebuah perempatan lampu merah dan saya berhenti, saya melihat ke kanan dan terdapat sebuah menara air cukup besar dengan cat warna biru. Terpikir oleh saya siapa yang merencanakan struktur tanki air ini? maklum sebagai seorang Civil Engineer ketika melihat bangunan langsung berfikir seperti itu. Ah septintas lalu lampu hijau menyala dan kami lanjutkan lagi.
Tidak lama kami akhirnya keluar kota probolinggo, saya putuskan untuk beristirahat dan mencari SPBU. Tidak jauh dari gerbang kota (sekitar 10 menit) ada sebuah SPBU di sebelah kanan jalan, dan saya putuskan untuk masuk dan beristirahat. Jam menunjukkan pukul 13.00 WIB dan kondisi cuaca panas terik, SPBU cukup bagus untuk beristirahat karena memiliki saung-saung kecil dan banyak penjual makanan. Ada juga musholla dan toilet. Sambil beristirahat saya ngobrol dengan sesama pengendara mobil lain yang juga sedang beristirahat disana.
Berhubung cuaca masih panas terik, maka saya putuskan untuk beristirahat lebih lama dan saya berencana melanjutkan perjalanan kembali sekitar pukul 15.00 WIB dengan harapan lebih adem. Setelah waktu menunjukkan pukul 15.00 saya berencana melanjutkan kembali perjalanan, namun disinilah drama dimulai tatkala saya meraba kantong dan saya tidak menemui dompet. betapa panik saya dan istri segera mencari dompet berisi SIM/KTP yang mutlak harus dibawa dan ditunjukkan kepada petugas saat menyeberang ke Bali. Segera saya telpon rumah dan menanyakan apakah dompet saya tertinggal, betapa sedih dan paniknya kami ketika mengetahui bahwa benar dompet saya tertinggal di rumah. Perasaan sedih kecewa dan dongkol menyelimuti kami semua, bagaimana bisa saya yang sebelum berangkat sudah mengingatkan orang-orang akan KTPnya ternyata saya sendiri tidak membawa KTP dan SIM. Waduh...bener-bener pening kepala, mau pulang sudah jauh, mau lanjut jelas tidak mungkin bisa nyeberang ke Bali...waduh...
Dengan perasaan kecewa, saya berusaha menghibur orang-orang dan saya berencana membawa mereka ke Pantai Pasir Putih di Situbondo setelah itu ke Gunung Bromo.
Dengan perasaan kecewa, tepat pukul 15.00 WIB perjalanan kami lanjutkan ke Pantai Pasir Putih, di perjalanan saya berfikir keras kira-kira ada solusi apa agar kita tetap bisa ke Bali..setelah 20 menit perjalanan kami sampai di kota Kraksaan dan ternyata saya mendapatkan ide..saya ingat kalau saya punya seorang teman di Probolinggo..yah..M. Rofiq namanya, dia adalah teman semasa kuliah di Malang. Saya buka profil Facebook dan mendapatkan nomor telponnya. Langsung saya telpon dan alhamdulillah diangkatnya. Kendaraan segera saya tepikan dan berbicara dengannya, dan alhamdulillah dia punya SIM A. Saya meminjam dan meminta alamatnya. Ternyata di tinggal tidak jauh dari menara air yang sempat saya lihat di kota Probolinggo. Langsung saya putar balik kembali ke kota Probolinggo tempat dia tinggal.
Sekitar 30 menit saya tiba dan bertemu dengan sahabat lama saya ini, sebentar saya sempatkan untuk singgah di rumahnya dan bertemu dengan anak istrinya. Tak terasa kami ngobrol hingga hampir magrib (sekitar jam 17.30 WIB), dan kami berpamitan untuk melanjutkan perjalanan ke Bali...alhamdulillah ada jalan...
Perjalanan kami lanjutkan melewati batas kota probolinggo trus kembali ke kota Kraksaan tempat saya tadi putar balik dan terus saya lanjutkan sampai di Paiton. Disana terdapat pembangkit listrik yang sangat besar dan terlihat seperti bangunan yang indah di malam hari. Terdapat banyak chimney (cerobong) dan bangunan baja lengkap dengan pipa-pipanya terlihat sangat indah dengan banyaknya cahaya lampu mercury. Letaknya cukup bagus di bawah bukit dan ditepi laut sehingga kami dari mobil bisa melihat dengan cukup jelas dari perbukitan. Setelah melewati Paiton tepat pukul 19.00 kami sampai di sebuah SPBU dan saya putuskan untuk istirahat. Rupanya SPBU ini sangat bagus lengkap dengan penginapan, restoran, minimarket, toilet dll. ini adalah salah satu SPBU terbaik yang pernah saya lihat. Banyak kendaraan beristirahat dan terlihat beberapa bus pariwisata juga beristirahat. suasana SPBU terlhat cukup ramai. Saya beristirahat cukup lama karena saya pikir saya tidak istirahat lagi sampai di Penyeberangan. Pukul 21.00 WIB perjalanan saya lanjutkan lagi tentunya dengan perasaan yang senang karena kami bisa ke Bali, namun dibalik itu semua masih ada tersirat rasa khawatir karena foto SIM dan KTP miliki teman rupanya sangat berbeda jauh dengan diriku. Waduh gimana nanti kalau ketahuan nih...akhirnya sepanjang jalan saya berusaha menghafal data-data SIM dan KTP..wuih...puyeng.
Sekitar 30 menit perjalanan kami sampai di Pantai Pasir Putih dan terus berlanjut sampai di kota Besuki sebuah kota kecamatan. Lanjut terus akhirnya sampai di Kota Situbondo sekitar jam 22.00 WIB. Air panas habis sehingga mau tidak mau harus beli air panas untuk bikin susu anak-anak. akhirnya kami menepi dan membelinya.
Berlanjut sekitar pukul 22.30 kami sudah sampai di Panarukan sebuah kota kecamatan yang menyimpan sejarah pada masa Gubernur Jenderal Deandless yang pernah membangun jalan dari Anyer - Panarukan.
Perjalanan terus kami lanjutkan dan sekitar 30 menit kami mulai masuk hutan Baluran, suasana cukup ramai dengan banyaknya truk dengan medan jalan yang cukup berliku namun kondisi jalan sangat bagus. Rupanya hutannya cukup luas karena butuh waktu lebih dari 20 menit untuk keluar hutan. Saya sempat membandingkan dengan Alas Roban di Batang sepertinya masih jauh Hutan Baluran. Setelah keluar hutan kami mulai memasuki wilayah Kabupaten Banyuwangi. Namun perasaan saya sedikit terusik karena tadi waktu melalui hutan terdapat banyak kendaraan, justru ketika keluar hutan malah sepertinya sepi sekali. Saya meilhat Jam dan sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB namun sepertinya malam sudah larut sekali. Saya baru tersadar bahwa ini kan sudah masuk wilayah perbatasan dengan waktu Indonesia Tengah, pantas saja sepertinya sudah sangat larut..seharusnya jam sudah maju satu jam..Mobil terus saya pacu menuju Pelabuhan Ketapang melewati obyek wisata Watudodol dan tidak lama berselang mulai terlihat gemerlap lampu pelabuhan. Wah sudah dekat rupanya..makin semangat untuk segera bisa menyeberang ke Bali.
Jam 23.30 saya sampai di Pelabuhan Ketapang, setelah memasuki pintu gerbang pelabuhan saya membayar tiket penyeberangan seharga Rp.114.000 (untuk sekali penyeberangan dengan mobil). Mobil masuk kapal dan tidak lama kapal fery berlayar menuju Bali..wuihhhh akhirnya sampai juga....
Sekitar 45 menit kapal berlayar akhirnya tiba dan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk Bali.
- 7 Desember 2012 jam 00.30 kami keluar kapal dan segera memasuki pintu pemeriksaan. Benar juga kata orang-orang bahwa kami akan diperiksa. Terlihat 4 orang anggota POLRI berjaga dan segera seorang anggota POLRI menghampiri mobil dan memeriksa surat kendaraan. Dengan segenap perasaan was-was saya serahkan STNK dan SIM A milik Rofiq..waduh..Polisi tersebut dengan bantuan senter memeriksanya..pasrah deh saya dan berharap bisa lolos. Alhadulillah..mungkin masih rejeki kami, anggota polisi tersebut mempersilahkan kami lanjut. Namun pemeriksaan tidak berhenti saja di sana, 20meter kami berjalan di depan sudah menuggu anggota SATPOL PP dan segera memeriksa KTP saya dan Istri..alhadulillah..lolos..dengan perasaan sangat gembira saya kembali melanjutkan perjalanan.
Begitu keluar dari pintu gerbang pelabuhan, mulai bingung saya. Mau kemana kita di Bali sedangkan Peta juga tidak terbawa..waduh...ada lagi ini persoalannya..namun dengan modal nekat dan filing sopir saya lanjutkan perjalanan. Saya merasa sedikit asing dengan kondisi jalan karena terlihat seperti memasuki lorong panjang yang tidak ada habisnya, lorong itu terbentuk dari pepohonan kanan dan kiri yang sepertinya saling bertaut sehingga terlihat kita sedang berada dibawah lorong.
Sekitar 5 menit saya tiba disebuah pertigaan dengan tulisan lurus ke Denpasar dan kekiri ke Singaraja. Mobil saya hentikan dan suasana sepi sekali. Filing sopir saya mengatakan sebaiknya saya lurus saja karena sala melihat kekiriri suasana jalan terlihat gelap tanpa ada penerangan. Yah lurusa saja lah..
Cukup lama saya menyusuri jalan itu dan setelah 10 menit perjalanan, akhirnya saya lihat sebuah SPBU dan saya belokkan kendaraan kesana alih alih isi solar dan bertanya pada petugas SPBU.vMobil saya isi solar sebanyak Rp.120.000 sambil bertanya tempat mana yang paling tepat untuk disinggahi? dia menjawab ke Denpasar saja karena cukup 4 jam sedangkan kalau ke Kintamani cukup jauh sekitar 6 jam. Dengan perasaan yang masih bingung akhirnya mobil saya jalankan.
Filing sopir saya muncul lagi, saya melihat mobil yang sedang mengisi solar di belakang saya adalah sebuah bus pariwisata dengan nomor polisi AA (wilayah Magelang). Ah..pasti mereka mau menuju tempat yang tepat entah dimana lah..akhirnya saya tunggu mobil tersebut dan saya putuskan untuk mengikutinya. Tak berselang lama bus tersebut berjalan dan saya ikuti terus dibelakangnya. Tak berselang lama muncul dua buah bus pariwisata juga dengan kecepatan tinggi menyalip kami, semakin mantap pikiran saya untuk ambil arah ke Denpasar.
Medan jalan semakin naik turun dan bekelok-kelok seperti jalur pegunungan. Banyak truck juga dengan susah payah melewati jalan tersebut. Semakin lama semakin susah medan jalan yang saya lalui dengan tanjakan dan turunan tajam serta tikungan-tikungan sulit terus menerus didepan..wah..makin sulit dan menantang medan jalannya. Saya sebelumnya tidak mengetahui jikalau medan jalan dari Gilimanuk sampai ke Denpasar adalah medan pegunungan dengan trek naik turun dan tikungan tajam.
Selama 4 jam kami menyusuri medan pegunungan, akhirnya saya sepertinya memasuki wilayah perkotaan dan benar saja sekitar pukul 04.30 WITA saya sudah memasuki daerah menuju Pantai Pura Tanah Lot. Ada sebuah perempatan dan bertuliskan lurus ke Denpasar dan Kekanan ke Tanag Lot, segera mobil saya belok ke kanan mengikuti petunjuk tersebut. Anehnya tidak jauh dari perempatan tadi terdapat sebuah pasar dan jalanan menjadi sangat sempit akibat dipakainya jalan untuk aktifitas pasar. Setelah melewati pasar tersebut saya jadi ragu apa benar jalan ini..mana mungkin bus besar bisa melewati jalan itu???wah..jangan-jangan saya salah ini. Sampai disebut pertigaan saya turun dan bertanya pada warga yang kebetulan sedang berada di sebuah warung, dengan sopan saya bertanya arah ke Tanah Lot dan mereka membenarkan jalan yang saya ambil. lanjut terus sekitar 15 menit perjalanan saya menjumpai pasar kembali dan terdapat pertigaan tanpa penunjuk arah. Saya kembali turun dan bertanya kepada warga, mereka menunjukkan arah ke kanan. Saya lanjutkan kembali perjalanan dengan ambil arah ke kanan dan sekitar 10 menit saya tiba di Pantai Pura Tanah Lot.
Gerbang parkir terbuka dan suasana masih sangat sepi karena masih jam 05.30 WITA, karena belum ada petugas jaga gerbang, saya dipersilahkan masuk oleh anggota polisi yang kebetulan sedang ada di sana. Betapa kagetnya saya ketika meulai memasuki tempat parkir..ternya disana sudah ada benyak Bus Pariwisata (mungkin lebih dari 10 bus) dan sepertinya adalah Bus yang saya jumpai di SPBU di Paiton Probolinggo. Senang sekali saya dan keluarga segera menuju area wisata Pura Tanah Lot.
(tobe continued)
19 November, 2012
Organ Tunggal
Salah satu hiburan yang murah meriah adalah organ tunggal, yakni sebuah orkestra yang terdiri dari satu orang pemain musik dengan alat musik berupa elektone beserta beberapa penyanyi atau tanpa penyanyi.
Banyak acara-acara pesta menggunakan jasa hiburan yang satu ini karena murah dan praktis. Bandingkan saja dengan menyewa satu band orkes dangdut misalnya, bisa beberapa kali lipat biayanya.
Elektone atau sering juga disebut keyboard adalah salah satu alat musik elektronik dengan tuts seperti tuts piano dan bisa memainkan instrument musik secara bersamaan(one man band). Jadi dengan bermain keyboard seolah-olah kita memainkan beberapa alat musik sekaligus sesuai dengan irama : kendang, gitar, bass, saxophone, drum, gitar listrik, piano, dll. Sehingga seolah-olah menjadi satubuah orkestra.
Untuk menjadi pemain organ tunggal diharuskan menguasai minimal beberapa jenis musik, mulai dari : dangdut, pop, campursari, melayu, dll. Disamping itu juga menguasai alat musiknya (elektone).
Di pasaran terdapat beberapa merek elektone terkenal yang sering dipakai untuk hiburan organ tunggal yakni : Yamaha, Korg dan Rolland dan Technics. Masing-masing merek memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Berikut adalah beberapa merek keyboard yang sering dipakai untuk main organ tunggal:
Yamaha type PSR : PSR450, PSR640, PSR740, PSR3000, PSR S710, PSR S910 dan yang terbaru PSR S950.
Korg type Pa : Pa 50, Pa 500, Pa 800
Rolland type E : E50, EXR5
Technics type KN : KN2400, KN2600, KN7000
Dari keempat jenis keyboard di atas masing-masing meiliki kelebihan dan kekurangan yang masing-masing pemain menilainya:
Yamaha terkenal dengan :
1.Paling user friendly (mudah pengoperasiannya),untuk pemain pemula dapat dengan mudah memainkannya
2.Paling upto date (canggih dengan fitur-fitur baru)
3.Banyak yang memakai (paling laris)
4.Suara output kurang bagus (kurang tebal) khususnya untuk dangdut kurang bagus (karakter suara kendang kurang real)
Korg terkenal dengan :
1.Suara tebal dan paling cocok untuk dangdut (suara kendang mirip dengan aslinya)
2.Untuk main band juga bagus
3.Pengoperasian lebih ribet
Rolland terkenal dengan :
1.Suara akustik paling bagus
2.Untuk dangdut cukup baik
Technics terkenal dengan :
1.Untuk dangdut cukup bagus
2.Canggih dan paling mudah untuk membuat style
3.Pabriknya (matsusitha / panasonic) sudah ditutup sehingga tidak keluar barang baru lagi
4.Harga bekas pakai sangat mahal, bahkan lebih mahal dari harga barunya
Banyak acara-acara pesta menggunakan jasa hiburan yang satu ini karena murah dan praktis. Bandingkan saja dengan menyewa satu band orkes dangdut misalnya, bisa beberapa kali lipat biayanya.
Elektone atau sering juga disebut keyboard adalah salah satu alat musik elektronik dengan tuts seperti tuts piano dan bisa memainkan instrument musik secara bersamaan(one man band). Jadi dengan bermain keyboard seolah-olah kita memainkan beberapa alat musik sekaligus sesuai dengan irama : kendang, gitar, bass, saxophone, drum, gitar listrik, piano, dll. Sehingga seolah-olah menjadi satubuah orkestra.
Untuk menjadi pemain organ tunggal diharuskan menguasai minimal beberapa jenis musik, mulai dari : dangdut, pop, campursari, melayu, dll. Disamping itu juga menguasai alat musiknya (elektone).
Di pasaran terdapat beberapa merek elektone terkenal yang sering dipakai untuk hiburan organ tunggal yakni : Yamaha, Korg dan Rolland dan Technics. Masing-masing merek memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Berikut adalah beberapa merek keyboard yang sering dipakai untuk main organ tunggal:
Yamaha type PSR : PSR450, PSR640, PSR740, PSR3000, PSR S710, PSR S910 dan yang terbaru PSR S950.
Korg type Pa : Pa 50, Pa 500, Pa 800
Rolland type E : E50, EXR5
Technics type KN : KN2400, KN2600, KN7000
Dari keempat jenis keyboard di atas masing-masing meiliki kelebihan dan kekurangan yang masing-masing pemain menilainya:
Yamaha terkenal dengan :
1.Paling user friendly (mudah pengoperasiannya),untuk pemain pemula dapat dengan mudah memainkannya
2.Paling upto date (canggih dengan fitur-fitur baru)
3.Banyak yang memakai (paling laris)
4.Suara output kurang bagus (kurang tebal) khususnya untuk dangdut kurang bagus (karakter suara kendang kurang real)
Korg terkenal dengan :
1.Suara tebal dan paling cocok untuk dangdut (suara kendang mirip dengan aslinya)
2.Untuk main band juga bagus
3.Pengoperasian lebih ribet
Rolland terkenal dengan :
1.Suara akustik paling bagus
2.Untuk dangdut cukup baik
Technics terkenal dengan :
1.Untuk dangdut cukup bagus
2.Canggih dan paling mudah untuk membuat style
3.Pabriknya (matsusitha / panasonic) sudah ditutup sehingga tidak keluar barang baru lagi
4.Harga bekas pakai sangat mahal, bahkan lebih mahal dari harga barunya
17 November, 2012
Sistem Perpipaan minyak CPO
Saya akan berbagi sedikit apa yang saya ketahui mengenai teknik perpipaan (piping engineering) khususnya pada sistem perpipaan minyak CPO.
Indonesia dewasa ini adalah negara penghasil CPO (Crude palm Oil) terbesar di dunia. Minyak CPO dihasilkan dari bijih kelapa sawit setelah mengalami berbagai proses di pabrik pengolahan kelapa sawit. CPO bisa diolah menjadi berbagai produk olahan yang bernilai ekonomis mulai dari : minyak goreng, margarin, bahan baku kosmetik sampai menjadi Biosolar.
Untuk mendistribusikan CPO dan berbagai produk olahannya diperlukan beberapa perlengkapan khusus salah satunya dengan menggunakan pipa-pipa dan berbagai perlengkapan pendukungnya.
Sifat CPO dan turunannya ada yang bersifat asam sehingga memerlukan pipa dengan bahan stainless steel (SUS 304) sedangkan yang tidak bersifat asam bisa menggunakan pipa berbagan Carbon Steel (CS).
CPO juga harus ditransportasikan dengan suhu tertentu sehingga harus dijaga suhu CPO yang mengalir dalam pipa agar tidak terjadi pembekuan, untuk itu diperlukan sistem pemanasan (steam) dengan menggunakan sistem pipa traching dan isolasinya.
Indonesia dewasa ini adalah negara penghasil CPO (Crude palm Oil) terbesar di dunia. Minyak CPO dihasilkan dari bijih kelapa sawit setelah mengalami berbagai proses di pabrik pengolahan kelapa sawit. CPO bisa diolah menjadi berbagai produk olahan yang bernilai ekonomis mulai dari : minyak goreng, margarin, bahan baku kosmetik sampai menjadi Biosolar.
Untuk mendistribusikan CPO dan berbagai produk olahannya diperlukan beberapa perlengkapan khusus salah satunya dengan menggunakan pipa-pipa dan berbagai perlengkapan pendukungnya.
Sifat CPO dan turunannya ada yang bersifat asam sehingga memerlukan pipa dengan bahan stainless steel (SUS 304) sedangkan yang tidak bersifat asam bisa menggunakan pipa berbagan Carbon Steel (CS).
CPO juga harus ditransportasikan dengan suhu tertentu sehingga harus dijaga suhu CPO yang mengalir dalam pipa agar tidak terjadi pembekuan, untuk itu diperlukan sistem pemanasan (steam) dengan menggunakan sistem pipa traching dan isolasinya.
12 November, 2012
Honda Beat Injection
Saat ini Honda selaku pabrikan dari Beat meluncurkan varian terbaru yakni Honda Beat Injection (FI).
Secara kasat mata memang tidak banyak perubahan dari seri Beat lama, hanya beda di streaping dan sistem dari karburator menjadi Injection.
Varian Beat baru ini ada tiga varian yakni :
1. Honda Beat FI CBS, dilengkapi dengan sistem Combi break. Harga cash Rp.13.5juta (on the road).
2. Honda Beat FI CW, velg sudah CW. Harga cash Rp.12.9juta (on the road).
3. Honda Beat FI SW. velg sudah jari-jari. Harga cash Rp.12.3juta (on the road).
Selamat berburu
1. Honda Beat FI CBS, dilengkapi dengan sistem Combi break. Harga cash Rp.13.5juta (on the road).
2. Honda Beat FI CW, velg sudah CW. Harga cash Rp.12.9juta (on the road).
3. Honda Beat FI SW. velg sudah jari-jari. Harga cash Rp.12.3juta (on the road).
Selamat berburu
10 November, 2012
Buku manual Panther
Para Panther owner semua, banyak diantara kita saat membeli mobil Panther khususnya yang bekas pakai sudah tidak menemui lagi buku petunjuk penggunaan dan perawatan. Biasanya hal ini terjadi karena para pemilik sebelumnya kehilangan buku manual tersebut. Padahal buku manual sangat penting bagi kita untuk merawat mobil panther kesayangan.
Jangan khawatir, berikut ini saya sajikan buku petunjuk manual untuk pemakaian dan perawatan berkala mobil Panther kesayangan anda sekalian dan semoga bermanfaat.
Silahkan klik pada link berikut ini:
1.Manual Book Perawatan Panther
2.Jadwal perawatan umum Panther
3.Jadwal Perawatan Khusus Panther
4.Jadwal Perawatan Isuzu ELF
Jangan khawatir, berikut ini saya sajikan buku petunjuk manual untuk pemakaian dan perawatan berkala mobil Panther kesayangan anda sekalian dan semoga bermanfaat.
Silahkan klik pada link berikut ini:
1.Manual Book Perawatan Panther
2.Jadwal perawatan umum Panther
3.Jadwal Perawatan Khusus Panther
4.Jadwal Perawatan Isuzu ELF
11 September, 2012
Agar Panther makin bertenaga
Apakah anda merasa mobil Panther kurang bertenaga (lemot)??Larinya kurang dari 100km/jam??
jangan kuatir..itu sudah masalah yang biasa di dalam dunia per"Panther"an.
Berikut adalah langkah-langkah agar Panther anda kembali perkasa di jalanan :
1. Bersihkan filter udara, bawa ke tukang tambal ban dan mintalah untuk disemprot agar debu-debunya keluar dan filter anda kembali bersih.
2. Periksa filter solar, jika sudah kotor segera ganti filter solar dengan yang baru.
3. Buka baut OFR dan bersihkan dengan cairan penyemprot (pembersih) karburator. Pasang kembali pada dudukannya dan kencangkan kembali
4. Isi solar sampai full tank dan tambahkan cairan injector cleaner (merek STP atau Prestone).
5. Bawa berkendara untuk luar kota dan kemudikan dengan Italian tune up. Jika di Jalan tol coba pacu Panther anda sampai mentok..lihat berapa angka yang ditunjukkan oleh jarum speedo meter anda..
6. Jika anda masih belum puas dan merasa belum banyak perubahan, silahkan hubungi saya dan kita selesaikan perawatan Panther ke tahap lebih lanjut..
Selamat mencoba dan buktikan kalau Panther anda tidak akan kalah dengan Inova..Avanza..dan lainnya.
23 Juli, 2012
Merawat Ban Mobil
Ban adalah salah satu bagian mobil yang memiliki peran vital yakni merupakan pertemuan antara kendaraan dan jalan. Karena perannya yang sangat vital maka kita harus memperhatikan beberapa hal yang menyangkut kondisi ban. Hal yang harus diperhatikan dari ban mobil kita adalah:
1. Kondisi / ketebalan kembang ban. Batas ketebalan ban ditunjukkan dengan tanda segitiga yang runcingnya menghadap ke atas. artinya jika ban anda sudah gundul (sudah tidak terlihat lagi adanya kembang ban) dan sudah mendekati batas ketebalan ban, maka harus dan wajib diganti.
2. Permukaan ban apakah ada cacat berupa : benjol, retak, dll. Berbagai kondisi medan jalan akan sangat mempengaruhi kondisi ban, jalan yang cenderung berlubang akan memperbesar resiko ban mobil benjol / retak akibat benang ban putus.
3. Umur ban. umur ban dibatasi oleh pabrik optimalnya adalah lima tahun sejak keluar dari ruang produksi pabrik. Umur ban dapat dilihat pada kode yang dicetak pada bagian samping ban. Kode ban merupakan gabungan dari 4 digil angka yang 2 angka depan menunjukkan minggu ke berapa ban dibuat dan 2 digil angka dibelakang menunjukkan tahun pembuatan ban tersebut. contoh : 1012 berarti ban diproduksi pada minggu ke 10 tahun 2012 yakni sekitar bulan maret 2012
Merawat Ban
Agar kondisi ban selalu terawat dan prima, maka ada beberapa langkah perawatan :
1. Usahakan saat membeli ban baru adalah 4 buah bersamaan. hal ini agar didapatkan keseragaman ban
2. Setiap 10.000KM lakukan rotasi ban, dimana ban depan dioper ke ban belakang. Tujuannya adalah agar keausan ban seragam.
3. Apabila kita hanya mampu membeli dua buah ban baru saja, maka tempatkan pada roda depan karena roda depan sangat vital dalam menjaga stabilitas kendaraan.
06 Juli, 2012
Varian Isuzu Panther
Isuzu Panther adalah kendaraan Diesel serba guna yang dibuat Isuzu di Indonesia untuk pasar Asia. Dirakit berdasarkan chasis dan model yang hampir mirip dengan Toyota Kijang. Model ini sangat cocok untuk membawa banyak penumpang atau barang. Panther dirancang sesuai dengan kondisi iklim, kondisi jalan, serta cocok dengan budaya setempat yang bersifat kekeluargaan. Mobil sejenis yang mirip dengannya ialah Toyota Kijang dan Mitsubishi Kuda
Sejak tahun 2000 beredar Isuzu Panther generasi ke-3 dengan kode produksi TBR-541, diawali dengan generasi pertama tahun 1991 sampai tahun 1996 dengan kode produksi TBR-52 dan generasi kedua tahun 1996 sampai tahun 2000 dengan kode produksi TBR-54.
Isuzu panther pertama kali dikembangkan di Jepang dengan kode AUV (Asian Utility Vehicle), selain di Indonesia juga diproduksi di Filipina dengan nama Isuzu Crosswind, di Vietnam dengan nama Isuzu Hi-Lander dan di India dengan nama Chevrolet Tavera.
Generasi Isuzu Panther
Generasi Panther dari awal sampai dengan sekarang ada 4 , yaitu:
1.Panther Generasi Pertama (1991 - 1996)
Kapasitas mesin = 2300 cc Indirect injection
Jenis Mesin = 4 Silinder 2300cc OHV
Kode mesin = c223
Kode bodi = TBR 52
Jenisnya: (dari tingkat yang paling tinggi)
Hi Grade
Royal
Total Assy (Deluxe)
Standard
2.Panther Generasi kedua (1996 - 2001)
Kapasitas mesin = 2500cc
Jenis Mesin = 4 Silinder 2500cc OHV Direct Injection
Tenaga Maksiumum = 86dk/3900rpm
Kode mesin = 4ja1
Kode Body = TBR 54
Jenisnya : (dari tingkat yang paling tinggi)
New Hi-grade ( 1997-2001)
Hi-grade (1996-1997)
Hi sporty (1996-2000)
New Royal (1997-2001)
Grand Royal (1996-1997)
Royal (1996-1998)
Deluxe (1996-1998)
Standar
3.Panther generasi 3 / New Panther (2000 - 2004) =
Kapasitas mesin = 2500cc
Jenis mesin =
4 Silinder 2500cc OHV direct injection
4silinder 2500cc OHV direct injection (Smart, LM, LV, LS)
Turbo Diesel (Touring)
Tenaga maksimum = 86dk/3900rpm
Kode body = TBR541
Kode mesin = 4ja1
Jenisnya : (dari tingkat yang paling tinggi)
Grand Touring
Touring
LS
SS
LV
SV
LM (smart long)
SM (smart short)
4.Panther generasi 4 (Facelift)
Semua hampir sama dengan New Panther, namun Isuzu melakukan pembenahan pada desain lampu, grill, serta interior, dan juga versi lain selain Touring (LS) pun telah diberi turbo guna memenuhi standar EURO.
Jenisnya :
Grand Touring
Touring
LS Turbo
LV
LV FF
Smart
Smart FF
(Sumber : wikipedia)
11 Juni, 2012
Perlengkapan Mobil
Mengendarai mobil memang sangat menyenangkan apalagi disaat liburan. Agar perjalanan anda sekeluarga nyaman dan selamat diperjalanan, maka banyak hal yang harus diperhatikan sebelum mulai perjalanan.
Selain anda sebagai driver harus sedang dalam kondisi tubuh yang sehat, mobil juga dalam kondisi prima, namun juga harus dibawa beberapa perlengkapan yang akan sangat membantu disaat terjadi masalah di tengah perjalanan.
Berikut adalah beberapa perlengkapan tambahan yang sebaiknya anda persiapkan di dalam mobil :
1. Dongkrak hydrolik dan Kuci Roda
2. Kunci pas dari ukuran 6 sampai 14
3. Obeng plus
4. Obeng minus
5. Jas Hujan
6. Payung
7. Senter
8. Lap chamois / Kanebo
9. Ember Kecil
10. Shampo mobil
11. Segitiga Darurat
12. P3K dan obat-obatan keluarga (Betadin, Minyak angin, Obat diare, Obat turun panas, obat batuk, Perban, obat anti mabuk, dll.)
13. Fire stop kecil
14. Air suling botol biru (bisa untuk radiator dan accu)
15. Cairan wiper
16. Pengukur tekanan angin ban
17. Minyak rem
18. Kabel jumper accu
19. Tali tambang nylon (untuk menarik jika mobil mogok)
20. Sekring
21. Lem besi two tone (Dextone)
22. Peta jalan
Semoga perjalanan anda menyenangkan...
18 Februari, 2012
Penyebab Jalur Pantura Cirebon Sering Rusak

Pada hari Sabtu, 11 Februari 2012 saya melintasi jalur pantura dari Jakarta menuju Cireon dengan cukup nyaman karena jalan cukup halus untuk dilalui. Pada hari kamis dinihari, 19 Februari 2012 saya melintasi ruas jalan pantura dari Cirebon menuju kembali ke Jakarta. Setelah keluar dari pintu tol palikanci saya langsung disambut dengan jalan yang bergelombang dan lubang. Tak ayal mobil harus zigzag kanan kiri untuk berusaha menghindari lubang jalan. Namun apa mau dibilang karena lubang jalan merata disemua sisi jalan sehingga kendaraan tidak lagi bisa terhindar dari lubang.
Sepanjang jalan dari mulai keluar tol sampai ciasem benar-benar seperti medan pembantaian buat kendaraan pribadi karena lubang jalan cukup besar untuk ukuran roda mobil pribadi. Sedangkan kendaraan truck dan bus yang memiliki ukuran roda lebih besar nampak lebih bisa melahap kondisi jalanan. Muncul pertanyaan dalam benak saya, mengapa jalur pantura yang kearah Cirebon relatif lebih baik dari pada jalur yang ke arah Jakarta?
Setelah saya amati ternyata kesimpulan saya mengerucut pada satu hal utama penyebab kerusakan jalan pantura yang sepertinya tidak ada habisnya. Banyaknya truck pengangkut pasir dari Cirebon menuju Jakarta yang melintas setiap dinihari adalah penyebab utama kerusakan jalan pantura karena muatan yang begitu berat. Perkiraan saya untuk satu truck penganngkut pasir dapat memuat 25m3 pasir dengan berat sekitar 45ton ditambah dengan bobot truck berkisar 8 ton, maka satu mobil truck berisi pasir memiliki berat sekitar 52ton jelas lebih berat dari pada persyaratan muatan maksimal jalan utama yakni 30ton.
Ini jelas merupakan kerugian buat bangsa Indonesia dan keuntungan buat segelintir cukong pasir. Belum lagi potensi kecelakaan lalu lintas yang sangat tinggi karena kerusakan jalan. Harus ada upaya tegas dari para pemangku kebijakan untuk membatasi beban yang boleh melintas di jalan raya, agar kondisi jalan lebih nyaman dilalui dan lebih awet umur pakainya.
09 Februari, 2012
Penyebab banjir di Kudus dan pati
Bila dirunut, penyebab banjir di Kota Keretek disebabkan karena tiga faktor utama, yakni peningkatan debit, kondisi geografis lahan serta kekuatan sarana dan prasarana pengairan yang ada. Selain itu sejumlah perilaku publik ditengarai juga mempengaruhi potensi terjadinya banjir.
Kepala Seksi Penanggulangan Dampak Banjir dan Kekeringan pada Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serang Lusi Juwana (PSDA Seluna), Hadi Paryanto, menyebut banjir yang terjadi pekan lalu berasal dari dua potensi, yakni kiriman dari lereng Gunung Muria dan debit air dari Sungai Serang, melalui Bangunan Pengendali Banjir Wilalung Lama (BPBWL) di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan.
Hanya saja, gelontoran curah hujan dari kawasan atas dinilai lebih banyak berperan kali ini. "Beberapa anak sungai yang berhulu di lereng Gunung Muria meluap dan melimpas ke sejumlah daerah di sekitarnya," jelasnya.
Tidak hanya menggenangi ribuan rumah penduduk, banjir juga sempat memutus akses Pantura Timur di sekitar Ngembalrejo. Saat banjir akhir pekan lalu, kemacetan panjang terjadi karena banyak kendaraan roda empat terjebak di tempat itu. Pada saat bersamaan, kiriman debit dari Sungai Serang melalui BPBWL juga mengalami peningkatan.
Data dari PSDA menyebutkan puncak kiriman terjadi pada Sabtu (3/12) pukul 11.00, yakni sekitar 775 meter kubik per detik. Debit sebesar itu bertahan sekitar tujuh jam lamanya.
Catatan pada bencana banjir besar tahun 2007, debit dari Sungai Serang mencapai 1.100 meter kubik, sehingga mengakibatkan tanggul kanan Sungai Wulan bobol pada beberapa titik. Selain mengarah ke Wulan, sebagian air juga mengarah ke sembilan pintu air di BPBWL dan memenuhi Sungai Juwana.
Kondisi tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga terendam begitu sawah petani yang siap panen. "Namun saat sekarang penyebab banjir akibat kiriman dari lereng Muria dianggap lebih mendominasi," tandasnya.
Dari sisi kondisi geografis, Hadi menyebut banyak wilayah yang mempunyai ketinggian di bawah enam meter di atas permukaan laut (dpl). Pada kondisi seperti itu, potensi terjadi genangan sangat besar. Selain mudah tergenang, air juga mudah terperangkat pada lahan seperti itu.
Wilayah yang seperti itu berada di empat kecamatan yakni Undaan, Jati, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu. Pada saat musim penghujan, kawasan tersebut yang paling berpotensi terjadinya banjir.
Penyebab ketiga, yakni kondisi sejumlah tanggul yang ada pada sejumlah wilayah dianggap masih kritis. Tak hanya itu, penahan debit yang berada di luar wilayah Kota Keretek tetapi jika terjadi kerusakan juga mengakibatkan banjir di Kudus, juga menjadi ancaman tersendiri.
Data yang dihimpun PSDA Seluna, sebanyak 41 lokasi tanggul di Sungai Serang, Wulan, Gelis dan Logung dalam beberapa bulan terakhir longsor dan kondisinya kritis. Mengenai penyebab kerusakan tanggul-tanggul tersebut dia menyebut karena faktor alam, misalnya gerusan air di sungai sekitarnya. Namun begitu, perilaku warga di sekitar tanggul diyakini juga mempercepat tingkat kerusakan yang ada.(Sumber:Suara Merdeka)
Kepala Seksi Penanggulangan Dampak Banjir dan Kekeringan pada Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serang Lusi Juwana (PSDA Seluna), Hadi Paryanto, menyebut banjir yang terjadi pekan lalu berasal dari dua potensi, yakni kiriman dari lereng Gunung Muria dan debit air dari Sungai Serang, melalui Bangunan Pengendali Banjir Wilalung Lama (BPBWL) di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan.
Hanya saja, gelontoran curah hujan dari kawasan atas dinilai lebih banyak berperan kali ini. "Beberapa anak sungai yang berhulu di lereng Gunung Muria meluap dan melimpas ke sejumlah daerah di sekitarnya," jelasnya.
Tidak hanya menggenangi ribuan rumah penduduk, banjir juga sempat memutus akses Pantura Timur di sekitar Ngembalrejo. Saat banjir akhir pekan lalu, kemacetan panjang terjadi karena banyak kendaraan roda empat terjebak di tempat itu. Pada saat bersamaan, kiriman debit dari Sungai Serang melalui BPBWL juga mengalami peningkatan.
Data dari PSDA menyebutkan puncak kiriman terjadi pada Sabtu (3/12) pukul 11.00, yakni sekitar 775 meter kubik per detik. Debit sebesar itu bertahan sekitar tujuh jam lamanya.
Catatan pada bencana banjir besar tahun 2007, debit dari Sungai Serang mencapai 1.100 meter kubik, sehingga mengakibatkan tanggul kanan Sungai Wulan bobol pada beberapa titik. Selain mengarah ke Wulan, sebagian air juga mengarah ke sembilan pintu air di BPBWL dan memenuhi Sungai Juwana.
Kondisi tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga terendam begitu sawah petani yang siap panen. "Namun saat sekarang penyebab banjir akibat kiriman dari lereng Muria dianggap lebih mendominasi," tandasnya.
Dari sisi kondisi geografis, Hadi menyebut banyak wilayah yang mempunyai ketinggian di bawah enam meter di atas permukaan laut (dpl). Pada kondisi seperti itu, potensi terjadi genangan sangat besar. Selain mudah tergenang, air juga mudah terperangkat pada lahan seperti itu.
Wilayah yang seperti itu berada di empat kecamatan yakni Undaan, Jati, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu. Pada saat musim penghujan, kawasan tersebut yang paling berpotensi terjadinya banjir.
Penyebab ketiga, yakni kondisi sejumlah tanggul yang ada pada sejumlah wilayah dianggap masih kritis. Tak hanya itu, penahan debit yang berada di luar wilayah Kota Keretek tetapi jika terjadi kerusakan juga mengakibatkan banjir di Kudus, juga menjadi ancaman tersendiri.
Data yang dihimpun PSDA Seluna, sebanyak 41 lokasi tanggul di Sungai Serang, Wulan, Gelis dan Logung dalam beberapa bulan terakhir longsor dan kondisinya kritis. Mengenai penyebab kerusakan tanggul-tanggul tersebut dia menyebut karena faktor alam, misalnya gerusan air di sungai sekitarnya. Namun begitu, perilaku warga di sekitar tanggul diyakini juga mempercepat tingkat kerusakan yang ada.(Sumber:Suara Merdeka)
Petir

Antisipasi petir
Petir adalah salah satu fenomena alam yang sering terjadi khususnya di musim hujan. Bogor adalah kota yang mendapatkan sambaran petir terbanyak di dunia dengan rata-rata 322 kali sambaran petir per hari (angka normal adalah 80 kali per hari). Setiap sambaran petir memiliki energi dapat membangkitkan 100juta volt tegangan listrik dengan arus listrik yang mengalir 200 ribu ampere. Suhu kanal petir bisa mencapai 10.000 derajat celcius. Di Indonesia petir menimbulkan korban jiwa sebanyak 300 orang per tahun dan mencederai 500 orang per tahun. Sambaran petir sangat berbahaya karena bisa merusak sirkulasi darah, sistem syaraf dan pernafasan.
Langkah antisipasi agar terhindar dari sambaran petir adalah:
1.Jika sedang berada di luar ruangan, segera masuk ke bangunan atau mobil. Karena setelah terdengar bunyi petir, maka tidak ada tempat yang aman di ruang terbuka.
2.Segera menyingkir dari sawah, lapangan atau taman karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.
3. Segera keluar dari kolam renang atau sungai saat awan gelap mulai mengarah ke tempat anda.
4. Jangan berlindung di bawah pohon, karena arus listrik dari sambaran petir yang mengenai pohon bisa melompat ke arah anda.
5.Jauhi tiang listrik, menara atau apa saja bangunan yang menjulang tinggi.
6.Jika berteduh di ruang terbuka bersama orang lain, ambil jarak 3-5 meter untuk menghindari lompatan energi jika terjadi sambaran petir.
7.Jika sedang mengendarai motor, segera menepi dan berlindung ditempat yang aman.
Mobil adalah tempat yang aman karena petir hanya akan mengelilingi permukaan mobil dan energinya akan segera jatuh ke tanah. Rumah juga menjadi tempat yang aman dari sambaran petir dengan catatan semua peralatan elektronik dilepaskan dari stop kontak.
Petir juga dapat menyambar tempat yang sama lebih dari sekali bahkan sampai ratusan kali.
Sumber: Kompas, 19 Jan 2012
26 Desember, 2011
Ban bekas
Ban adalah salah satu elemen kendaraan yang sangat fital. Ban berfungsi menyalurkan energi dari kendaraan ke jalan agar kendaraan dapat berjalan ataupun berhenti. Ban menerima semua beban kendaraan sehingga ban harus selalu dalam kondisi prima agar perjalanan kendaraan lancar dan selamat.
Harga ban mobil saat ini terbilang cukup lumayan mahal khususnya buat para pengendara kelas menengah ke bawah. Sebagai gambaran untuk ban tubeless standart merk B250 ex Bridgestone Ring 14 dijual pada kisaran Rp.600 ribu per buah. Maka jangan heran banyak para pengendara yang nekat membeli ban bekas pakai yang dijual dengan kisaran Rp.150ribu perbuah.
Jika anda memutuskan untuk membeli ban seken, sebaiknya perhatikan tips berikut:
1.Belilah ban seken langsung satu paket misal 4 buah dari kendaraan yang sama (tukar tambah). Biasanya mutu ban ini masih bagus karena yang punya ingin ganti model ban. sehingga ban sekennya masih relatif muda dan cukup baik.
2.Lihat umur ban, usahakan umur ban masih dibawah lima tahun. Untuk mengetahui umur ban bisa dilihat kode tahun pembuatan ban dari pabrik.
3.Perhatikan apakah ada suntikan pada ban. Yang dimaksud ban suntikan adalah tapak ban yang telah gundul ditambahkan ketebalannya dengan karet baru. Jika ada sebaiknya jangan dipilih
4.Perhatikan apakah ada bekas cacat sobek pada ban. biasanya tukang ban akan mengakali dengan menambal (dikampas) sehingga tidak terlalu terlihat. Kalau hanya bekas tambalan tubeless masih tidak masalah asal jumlahnya tidak banyak (kurang dari 3 tambalan)
5.Jangan tertipu dengan tampilan ban yang hitam dan mengkilap, biasanya tukang ban melakukan semir ban sehingga ban terlihat masih sangat bagus.
6.Perhatikan ketebalan tapak ban, apakah masih cukup tebal dengan cara melihat posisi penanda ketebalan ban berupa segitiga yang tertera di dinding ban.
7.Persoalan yang paling sering muncul dari pemakaian ban bekas adalah ban sudah getas yang berakibat ban mudah benjol dan mudah pecah karena ban sudah berumur dan kawat radial sudah banyak yang putus.
8.Belilah ban bekas di tempat yang banyak orang membeli, hal ini akan mengurangi resiko anda tertipu dengan trik pedagang.
9.Mintalah garansi kepada pedagang, minimal satu minggu apabila ban benjol atau retak, maka ban bisa ditukar. Hal ini untuk menghindari pedagang yang akan berniat menipu dengan menjual ban busuk.
Selamat berburu ban bekas
Harga ban mobil saat ini terbilang cukup lumayan mahal khususnya buat para pengendara kelas menengah ke bawah. Sebagai gambaran untuk ban tubeless standart merk B250 ex Bridgestone Ring 14 dijual pada kisaran Rp.600 ribu per buah. Maka jangan heran banyak para pengendara yang nekat membeli ban bekas pakai yang dijual dengan kisaran Rp.150ribu perbuah.
Jika anda memutuskan untuk membeli ban seken, sebaiknya perhatikan tips berikut:
1.Belilah ban seken langsung satu paket misal 4 buah dari kendaraan yang sama (tukar tambah). Biasanya mutu ban ini masih bagus karena yang punya ingin ganti model ban. sehingga ban sekennya masih relatif muda dan cukup baik.
2.Lihat umur ban, usahakan umur ban masih dibawah lima tahun. Untuk mengetahui umur ban bisa dilihat kode tahun pembuatan ban dari pabrik.
3.Perhatikan apakah ada suntikan pada ban. Yang dimaksud ban suntikan adalah tapak ban yang telah gundul ditambahkan ketebalannya dengan karet baru. Jika ada sebaiknya jangan dipilih
4.Perhatikan apakah ada bekas cacat sobek pada ban. biasanya tukang ban akan mengakali dengan menambal (dikampas) sehingga tidak terlalu terlihat. Kalau hanya bekas tambalan tubeless masih tidak masalah asal jumlahnya tidak banyak (kurang dari 3 tambalan)
5.Jangan tertipu dengan tampilan ban yang hitam dan mengkilap, biasanya tukang ban melakukan semir ban sehingga ban terlihat masih sangat bagus.
6.Perhatikan ketebalan tapak ban, apakah masih cukup tebal dengan cara melihat posisi penanda ketebalan ban berupa segitiga yang tertera di dinding ban.
7.Persoalan yang paling sering muncul dari pemakaian ban bekas adalah ban sudah getas yang berakibat ban mudah benjol dan mudah pecah karena ban sudah berumur dan kawat radial sudah banyak yang putus.
8.Belilah ban bekas di tempat yang banyak orang membeli, hal ini akan mengurangi resiko anda tertipu dengan trik pedagang.
9.Mintalah garansi kepada pedagang, minimal satu minggu apabila ban benjol atau retak, maka ban bisa ditukar. Hal ini untuk menghindari pedagang yang akan berniat menipu dengan menjual ban busuk.
Selamat berburu ban bekas
23 Desember, 2011
Merawat fan belt

Salah satu komponen mesin yang sangat vital adalah fan belt ada juga yang menyebut V belt atau apa saja sebutannya, dimana komponen ini berfungsi untuk mentransfer energi putar dari poros engkol (puli) ke beberapa komponen mesin: kipas radiator, alternator, kompresor ac, dan power steering. Sehingga komponen tersebut bisa berputar dan menghasilkan energi yang dibutuhkan.
Dampak yang tidak diinginkan tatkala terjadi fan belt putus adalah:
1.Fan belt alternator, Fan belt kipas dan pompa air radiator putus, maka mobil akan mogok tidak lama kemudian, karena mobil tidak mendapatkan pasokan listrik (accu tekor jika dikendarai malam hari)dan mesin akan mengalami overheating karena radiator tidak bisa bekerja membuang panas mesin.
2.Fanbelt ac putus dan power steering putus, maka ac menjadi tidak dingin dan setir akan berat karena power steering tidak bisa berfungsi.
4.Fan belt untuk mendapatkan kevakuman mesin pada mobil diesel putus, maka mobil diesel sudah tidak dapat dijalankan karena mesin tidak mendapatkan kompresi.
5.Pada beberapa jenis mobil bahkan hanya ada satu fan belt untuk menggerakkan kesemua komponen di atas, jadi jika putus maka semua komponen mesin sudah tidak bisa bekerja.
6.Pada mobil panther terdapat pembagian fan belt, untuk fanbelt Alternator, dan kipas radiator menjadi satu dengan satu fanbelt yang bergerigi. Sedangkan fanbelt AC dan power steering menjadi satu dengan duabuah fanbelt.
Jelas akan menjadi sebuah kendala apabila tiba-tiba fan belt mobil anda putus di tengah perjalanan, meskipun untuk sejenak mobil masih bisa dipaksakan berjalan namun harus berhati-hati khususnya harus terus kontrol suhu mesin melalui panel indikator suhu mesin di dashboard. Jika suhu sudah mulai panas, segera matikan mobil sejenak agar temperatur turun dan setelah dingin baru kembali jalan untuk segera mencari bengkel. Ingat jangan menyalakan kelistrikan di mobil (Ac, tape, lampu besar) agar mobil tidak cepat tekor dan jarak tempuh bisa lebih jauh.
Dan yang paling penting adalah jangan sampai mobil mogok karena overheating karena jika sampai terjadi, maka sudah bisa dipastikan komponen mesin anda akan mengalami pemuaian yang berakibat mesin sudah tidak lagi presisi dan akan berdampak buruk pada mesin.
Fan belt terbuat dari bahan dasar karet dengan penguatan serat / kawat nilon atau baja, dimana bahan karet memiliki karakteristik yakni cepat aus. Agar v belt mobil anda tetap awet dan berfungsi dengan maksimal, maka berikut beberapa tips untuk merawatnya:
1.Periksalah kekencangan fan belt, jika sudah tidak kencang / kendur sebaiknya disetel ulang kekencangannya, namun jika terlalu kencang juga tidak baik karena bisa merusak perangkat yang diputar.
2.Periksa apakah ada retak-retak pada bagian dalam fan belt, jika nampak sebera ganti dengan fan belt baru.
3.Periksa ketebalan fan belt, jika sudah terlihat tipis segera ganti dengan yang baru.
4.Setiap servis rutin, mintalah bengkel untuk mengecek ketegangan fan belt, jika kendur dan masih bisa disetel mintalah di setel agar tidak terjadi selip fan belt yang mengakibatkan panas yang memperpendek usia fan belt dan komponen mesin lainnya tidak bekerja maksimal
5.Hindari pemakain gemuk / grease yang berlebihan pada fan belt dengan dalih fan belt berisik. Pemakaian grease yang terlalu banyak berakibat fan belt menjadi selip dan cepat panas. Untuk gemuk bisa memakai gemuk yang biasa digunakan oleh motor matic
6.Jika fanbelt terdengar bunyi menderit, berarti fanblet kering dan gunakan cairan semprot khusus perawatan fan belt yang bisa dibeli di supermarket untuk menjaga kelenturan fan belt. Semprotkan pada bagian pulleynya bukan pada tali fanbeltnya agar bisa merata pada seluruh bagian fan belt.
13 Desember, 2011
Membersihkan tanki
Kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil memerlukan bahan bakar untuk menjalankan mesinnya. Adapun bahan bakar tersebut disimpan dalam tanki yang ada di kendaraan tersebut. Sehubungan dengan berjalannya waktu, cuaca dan kondisi kendaraan, maka kondisi tanki juga ikut berpengaruh. Namun sering diantara kita yang tidak sadar akan kondisi tanki tersebut karena pada mobil tanki berada di kolong mobil dan sulit dijangkau sehingga banyak pemilik kendaraan yang tidak begitu aware dengan masalah tanki. sedangkan pada sepeda motor banyak tanki yang berada di bawah jok motor sehingga tidak terlihat adanya gejala kerusakan tanki.
Masalah yang paling sering dijumpai dari tanki bahan bakar adalah pengendapan kotoran yang berakibat tersumbat aliran bahan bakar ke mesin dan terjadi kebocoran tanki akibat korosi karena terperangkapnya air didalam tanki. Untuk itu perlu dilakukan perawatan terhadap tanki secara teratur.
Berikut adalah beberapa tips untuk merawat tanki bahan bakar pada mobil:
1. Usahakan jumlah bahan bakar ditanki minimal setengah dari kapasitasnya dan selalu mengisi bahan bakar kembali jauh sebelum jumlah bahan bakar habis. Hal ini bermanfaat agar bagian plat tanki selalu terendam dan terlapisi (selalu basah) bahan bakar sehingga proses oksidasi yang menyebabkan korosi bisa diminimalkan.
2. Kuraslah tanki bahan bakar minimal 6 bulan sekali untuk membuang air yang terperangkap dan kotoran bahan bakar yang mengendap di tanki. Pengurasan bisa dilakukan dengan cara membuka baut penguras tanki yang ada dibagian bawah tanki, keluarkan semua isi tanki dan biarkan selama beberapa saat agar tanki benar-benar bebas dari air. Setelah tanki kering pasang dan kencangkan kembali baut penguras tanki setelah itu isi kembali bahan bakar ke dalam tanki.
3. Jika anda punya waktu yang cukup luang, maka tidak ada salahnya anda melakukan turun tanki. Yakni melepaskan tanki dari kendaraan anda, sehingga anda dapat memeriksa kondisi tanki anda dengan lebih jelas. Caranya anda kuras dulu isi tanki sesuai dengan langkah nomor 2. Setelah isi tanki kosong, kendorkan dan lepaskan baut-baut pengikat tanki dan turunkan secara perlahan agar tanki tidak penyok karena jatuh dari dudukanya. setelah itu geser keluar dari kolong mobil dan periksa secara seksama kondisi tanki.
4.Jika kedapatan ada kebocoran di tanki anda, maka segera bawa ke tukang las karbit atau bengkel radiator untuk dilakukan penambalan lubang tersebut. Untuk langkah darurat bisa dilakukan penambalan dengan lem besi campur (misal dextone)..baca artikel tambal tanki bocor.
5. Setelah selesai, pasang kembali tanki ke dudukannya dengan benar dan isikan bahan bakar sesuai kapasitasnya.
6. Rasakan efek setelah anda menguras tanki, mobil akan terasa lebih enteng tarikannya karena bahan bakar bebas kotoran dan air.
baca juga artikel terkait:
1.Tambal tanki yang bocor
2.Panther berat tarikannya
3.Merawat Isuzu Panther
Masalah yang paling sering dijumpai dari tanki bahan bakar adalah pengendapan kotoran yang berakibat tersumbat aliran bahan bakar ke mesin dan terjadi kebocoran tanki akibat korosi karena terperangkapnya air didalam tanki. Untuk itu perlu dilakukan perawatan terhadap tanki secara teratur.
Berikut adalah beberapa tips untuk merawat tanki bahan bakar pada mobil:
1. Usahakan jumlah bahan bakar ditanki minimal setengah dari kapasitasnya dan selalu mengisi bahan bakar kembali jauh sebelum jumlah bahan bakar habis. Hal ini bermanfaat agar bagian plat tanki selalu terendam dan terlapisi (selalu basah) bahan bakar sehingga proses oksidasi yang menyebabkan korosi bisa diminimalkan.
2. Kuraslah tanki bahan bakar minimal 6 bulan sekali untuk membuang air yang terperangkap dan kotoran bahan bakar yang mengendap di tanki. Pengurasan bisa dilakukan dengan cara membuka baut penguras tanki yang ada dibagian bawah tanki, keluarkan semua isi tanki dan biarkan selama beberapa saat agar tanki benar-benar bebas dari air. Setelah tanki kering pasang dan kencangkan kembali baut penguras tanki setelah itu isi kembali bahan bakar ke dalam tanki.
3. Jika anda punya waktu yang cukup luang, maka tidak ada salahnya anda melakukan turun tanki. Yakni melepaskan tanki dari kendaraan anda, sehingga anda dapat memeriksa kondisi tanki anda dengan lebih jelas. Caranya anda kuras dulu isi tanki sesuai dengan langkah nomor 2. Setelah isi tanki kosong, kendorkan dan lepaskan baut-baut pengikat tanki dan turunkan secara perlahan agar tanki tidak penyok karena jatuh dari dudukanya. setelah itu geser keluar dari kolong mobil dan periksa secara seksama kondisi tanki.
4.Jika kedapatan ada kebocoran di tanki anda, maka segera bawa ke tukang las karbit atau bengkel radiator untuk dilakukan penambalan lubang tersebut. Untuk langkah darurat bisa dilakukan penambalan dengan lem besi campur (misal dextone)..baca artikel tambal tanki bocor.
5. Setelah selesai, pasang kembali tanki ke dudukannya dengan benar dan isikan bahan bakar sesuai kapasitasnya.
6. Rasakan efek setelah anda menguras tanki, mobil akan terasa lebih enteng tarikannya karena bahan bakar bebas kotoran dan air.
baca juga artikel terkait:
1.Tambal tanki yang bocor
2.Panther berat tarikannya
3.Merawat Isuzu Panther
12 Desember, 2011
Girder jembatan runtuh

Lagi-lagi terjadi kasus jembatan runtuh, setelah kejadian runtuhnya jembatan di Kutaikartanegara, hari ini yang runtuh adalah jembatan di Marunda Jakarta utara.
Jembatan ini baru tahap pengerjaan yakni pemasangan girder (balok) jembatan. Seperti diberitakan oleh Kompas, bahwa kejadian runtuhnya girder jembatan saat pemasangan girder terakhir terjadi kesalahan pelepasan kabel sling pengikat girder yang berakibat girder tidak terpasang sempurna dan oleng sehingga menimpa girder lainnya yang sudah tersusun sebelumnya. Akibatnya satu persatu girder oleng dan patah akhirnya kolaps ke tanah.
Kerugian ditaksir sekitar 750juta rupiah. Tentunya bukan jumlah yang sedikit dan beruntung tidak terjadi korban jiwa pada peristiwa ini.
Lagi-lagi ini adalah tamparan terhadap dunia konstruksi Indonesia, sebaiknya prosedur dan peraturan khususnya bidang jembatan agar semakin diperbaiki khususnya saat implementasi di lapangan agar kejadian keruntuhan jembatan tidak lagi terjadi di indonesia. (Courtesy foto by. Ika Jaya)
Baca artikel terkait:
1.Jembatan sungai Mahakam roboh
2.Reinforced concrete
07 Desember, 2011
Jangan sembarangan minum antibiotik
MENGONSUMSI antibiotik saat terserang penyakit infeksi tidak boleh sembarangan. Jika tidak, risiko terjadinya resistensi antibiotik yang akan mempersulit pengobatan, kesakitan lebih lanjut hingga kematian akan meningkat.
Penyakit infeksi masih berada pada urutan teratas penyebab kesakitan dan kematian di negara berkembang, termasuk Indonesia. Jumlah kasus penyakit infeksi juga semakin bertambah setiap harinya. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT), 31,2 persen angka kematian di Indonesia pada 2001 disebabkan oleh penyakit infeksi.
Angka tersebut tentu saja dapat ditekan jika dilakukan diagnosa yang cepat dan tepat serta didukung oleh penanganan yang efektif dan efisien. Dalam penanganan penyakit infeksi, pemberian antibiotik perlu diperhatikan dengan serius.
Tidak semua penyakit infeksi memerlukan antibiotik. Pemberian antibiotik dapat dibenarkan jika penyakit yang diderita disebabkan oleh infeksi bakteri. Pemberian antibiotik yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi antibiotik yang akan mempersulit pengobatan infeksi serta meningkatkan resiko kesakitan dan kematian.
“Tidak semua penyakit infeksi perlu diobati dengan antibiotik. Ada tiga faktor yang musti dipenuhi,” kata DR.dr.Suhendro, Sp.PD KPTI, Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Penyakit Tropik & Infeksi RS Pondok Indah (RSPI) dalam seminar sehari “Pengobatan Terkini Kasus Infeksi”di RSPI, Jakarta beberapa waktu lalu.
Ketiga faktor tersebut, terang dia, pertama adalah diagnosis dan alasan penggunaan antibiotik. Sering kali dalam praktek sehari-hari untuk membedakan diagnosis infeksi karena virus atau bakteri, sehingga diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk membantu menegakan diagnosis.
Lalu kedua, sifat-sifat antibiotika yang diberikan, apakah mempunyai sifat bakteriostatik atau bakterisidal. Untuk infeksi berat atau pada penderita dengan daya tahan imunisasi menurun, kata Suhendro, sebaiknya dipilih antibiotik yang bersifat bakterisidal. Antibiotik dipilih sedapat mungkin memiliki spektrum sempit dapat ditoleransi dengan baik dengan harga yang relatif murah.
“Dan yang terakhir, faktor kondisi yang mendasari host, seperti riwayat alergi obat atau intoleransi, gangguan fungsi ginjal dan hati,“ ujarnya.
Suhendro menuturkan, perubahan farmakologi obat yang terjadi juga harus dipertimbangkan saat pemberian antibiotik. Misalnya, penurunan fungsi ginjal, kemungkinan aksi antar obat dan toksisitas obat yang meningkat.
Beta-laktam antibiotik merupakan salah satu antibiotik yang paling sering diberikan untuk pengobatan infeksi pada pasien usia lanjut. Antibiotik ini memiliki spektrum yang luas, farmakokinetik dan tingkat keamanan yang baik, tidak memerlukan pengukuran konsentrasi serum.
“Pengunaan antibiotik yang rasional tidak saja memiliki keuntungan secara klinis bagi pasien, namun juga memiliki keuntungan secara ekonomis. Pemilihan terapi antibiotik yang tidak sesuai akan menyebabkan kegagalan terapi dan efek samping, sehinga akan memperpanjang lama rawat di rumah sakit serta meningkatkan biaya perawatan, ”ungkapnya.
Untuk memastikan penyebab penyakit, diperlukan pemeriksaan mendalam baik dari gejala yang tampak maupun gejala yang tak tampak. Gejala tampak bisa dirasakan sendiri oleh penderita tanpa pemeriksaan lebih dalam di klinik, sedangkan gejala tak tampak harus diperiksa ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan yang benar tersebut, maka dapat dilakukan penanganan medis efektif. Sementara itu, pada anak-anak, pengobatan melalui pemberian antibiotik harus lebih diperinci lagi.
Diketahui, demam pada anak 90-95 persen disebabkan oleh virus, hanya 5-10 persen yang disebabkan oleh bakteri. Karakteristik demam dapat membantu membedakan infeksi bakteri dengan virus.
Demam dengan suhu tinggi dan durasi lama disebabkan oleh bakteri dibandingkan oleh virus. Pemberian antibiotik pada demam anak dapat dibenarkan jika suhu anak di atas 40 derajat celsius dengan usia kurang dari 36 bulan (3 tahun) tanpa fokus infeksi yang jelas.
Panduan dosis antibiotik biasanya berdasarkan atas uji klinis pada anak normal yang sehat atau merupakan ekstrapolasi dari data pada dewasa. Pemilihan antibiotik awal harus berdasarkan data pola kuman dan resistensi setempat.
Dr. H. Hindra Irawan Satari, Sp.A (K),MTropPaed, Spesialis Anak, Konsultan PenyakitInfeksi dan Pediatri Tropis RSPI menjelaskan, keputusan untuk memulai terapi antibiotika pada anak harus didasarkan pada temuan infeksi bakteri yang dibuktikan dengan biakan. Secara klinik, infeksi bakteri umumnya berupa demam tinggi yang melampaui 40 derajat celsius selama lebih dari tiga hari
(Sumber Okezone.com)
Baca artikel terkait:
1.Merawat Bayi dan Balita
2.Bahaya susu formula
3.Jika anak terserang kejang/step
4.Diare akibat Rotavirus
5.Pedoman jadwal imunisasi
6.Aturan pemakaian obat antibiotik
Penyakit infeksi masih berada pada urutan teratas penyebab kesakitan dan kematian di negara berkembang, termasuk Indonesia. Jumlah kasus penyakit infeksi juga semakin bertambah setiap harinya. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT), 31,2 persen angka kematian di Indonesia pada 2001 disebabkan oleh penyakit infeksi.
Angka tersebut tentu saja dapat ditekan jika dilakukan diagnosa yang cepat dan tepat serta didukung oleh penanganan yang efektif dan efisien. Dalam penanganan penyakit infeksi, pemberian antibiotik perlu diperhatikan dengan serius.
Tidak semua penyakit infeksi memerlukan antibiotik. Pemberian antibiotik dapat dibenarkan jika penyakit yang diderita disebabkan oleh infeksi bakteri. Pemberian antibiotik yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi antibiotik yang akan mempersulit pengobatan infeksi serta meningkatkan resiko kesakitan dan kematian.
“Tidak semua penyakit infeksi perlu diobati dengan antibiotik. Ada tiga faktor yang musti dipenuhi,” kata DR.dr.Suhendro, Sp.PD KPTI, Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Penyakit Tropik & Infeksi RS Pondok Indah (RSPI) dalam seminar sehari “Pengobatan Terkini Kasus Infeksi”di RSPI, Jakarta beberapa waktu lalu.
Ketiga faktor tersebut, terang dia, pertama adalah diagnosis dan alasan penggunaan antibiotik. Sering kali dalam praktek sehari-hari untuk membedakan diagnosis infeksi karena virus atau bakteri, sehingga diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk membantu menegakan diagnosis.
Lalu kedua, sifat-sifat antibiotika yang diberikan, apakah mempunyai sifat bakteriostatik atau bakterisidal. Untuk infeksi berat atau pada penderita dengan daya tahan imunisasi menurun, kata Suhendro, sebaiknya dipilih antibiotik yang bersifat bakterisidal. Antibiotik dipilih sedapat mungkin memiliki spektrum sempit dapat ditoleransi dengan baik dengan harga yang relatif murah.
“Dan yang terakhir, faktor kondisi yang mendasari host, seperti riwayat alergi obat atau intoleransi, gangguan fungsi ginjal dan hati,“ ujarnya.
Suhendro menuturkan, perubahan farmakologi obat yang terjadi juga harus dipertimbangkan saat pemberian antibiotik. Misalnya, penurunan fungsi ginjal, kemungkinan aksi antar obat dan toksisitas obat yang meningkat.
Beta-laktam antibiotik merupakan salah satu antibiotik yang paling sering diberikan untuk pengobatan infeksi pada pasien usia lanjut. Antibiotik ini memiliki spektrum yang luas, farmakokinetik dan tingkat keamanan yang baik, tidak memerlukan pengukuran konsentrasi serum.
“Pengunaan antibiotik yang rasional tidak saja memiliki keuntungan secara klinis bagi pasien, namun juga memiliki keuntungan secara ekonomis. Pemilihan terapi antibiotik yang tidak sesuai akan menyebabkan kegagalan terapi dan efek samping, sehinga akan memperpanjang lama rawat di rumah sakit serta meningkatkan biaya perawatan, ”ungkapnya.
Untuk memastikan penyebab penyakit, diperlukan pemeriksaan mendalam baik dari gejala yang tampak maupun gejala yang tak tampak. Gejala tampak bisa dirasakan sendiri oleh penderita tanpa pemeriksaan lebih dalam di klinik, sedangkan gejala tak tampak harus diperiksa ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan yang benar tersebut, maka dapat dilakukan penanganan medis efektif. Sementara itu, pada anak-anak, pengobatan melalui pemberian antibiotik harus lebih diperinci lagi.
Diketahui, demam pada anak 90-95 persen disebabkan oleh virus, hanya 5-10 persen yang disebabkan oleh bakteri. Karakteristik demam dapat membantu membedakan infeksi bakteri dengan virus.
Demam dengan suhu tinggi dan durasi lama disebabkan oleh bakteri dibandingkan oleh virus. Pemberian antibiotik pada demam anak dapat dibenarkan jika suhu anak di atas 40 derajat celsius dengan usia kurang dari 36 bulan (3 tahun) tanpa fokus infeksi yang jelas.
Panduan dosis antibiotik biasanya berdasarkan atas uji klinis pada anak normal yang sehat atau merupakan ekstrapolasi dari data pada dewasa. Pemilihan antibiotik awal harus berdasarkan data pola kuman dan resistensi setempat.
Dr. H. Hindra Irawan Satari, Sp.A (K),MTropPaed, Spesialis Anak, Konsultan PenyakitInfeksi dan Pediatri Tropis RSPI menjelaskan, keputusan untuk memulai terapi antibiotika pada anak harus didasarkan pada temuan infeksi bakteri yang dibuktikan dengan biakan. Secara klinik, infeksi bakteri umumnya berupa demam tinggi yang melampaui 40 derajat celsius selama lebih dari tiga hari
(Sumber Okezone.com)
Baca artikel terkait:
1.Merawat Bayi dan Balita
2.Bahaya susu formula
3.Jika anak terserang kejang/step
4.Diare akibat Rotavirus
5.Pedoman jadwal imunisasi
6.Aturan pemakaian obat antibiotik
Langganan:
Postingan (Atom)



















