11 September, 2012
Agar Panther makin bertenaga
Apakah anda merasa mobil Panther kurang bertenaga (lemot)??Larinya kurang dari 100km/jam??
jangan kuatir..itu sudah masalah yang biasa di dalam dunia per"Panther"an.
Berikut adalah langkah-langkah agar Panther anda kembali perkasa di jalanan :
1. Bersihkan filter udara, bawa ke tukang tambal ban dan mintalah untuk disemprot agar debu-debunya keluar dan filter anda kembali bersih.
2. Periksa filter solar, jika sudah kotor segera ganti filter solar dengan yang baru.
3. Buka baut OFR dan bersihkan dengan cairan penyemprot (pembersih) karburator. Pasang kembali pada dudukannya dan kencangkan kembali
4. Isi solar sampai full tank dan tambahkan cairan injector cleaner (merek STP atau Prestone).
5. Bawa berkendara untuk luar kota dan kemudikan dengan Italian tune up. Jika di Jalan tol coba pacu Panther anda sampai mentok..lihat berapa angka yang ditunjukkan oleh jarum speedo meter anda..
6. Jika anda masih belum puas dan merasa belum banyak perubahan, silahkan hubungi saya dan kita selesaikan perawatan Panther ke tahap lebih lanjut..
Selamat mencoba dan buktikan kalau Panther anda tidak akan kalah dengan Inova..Avanza..dan lainnya.
23 Juli, 2012
Merawat Ban Mobil
Ban adalah salah satu bagian mobil yang memiliki peran vital yakni merupakan pertemuan antara kendaraan dan jalan. Karena perannya yang sangat vital maka kita harus memperhatikan beberapa hal yang menyangkut kondisi ban. Hal yang harus diperhatikan dari ban mobil kita adalah:
1. Kondisi / ketebalan kembang ban. Batas ketebalan ban ditunjukkan dengan tanda segitiga yang runcingnya menghadap ke atas. artinya jika ban anda sudah gundul (sudah tidak terlihat lagi adanya kembang ban) dan sudah mendekati batas ketebalan ban, maka harus dan wajib diganti.
2. Permukaan ban apakah ada cacat berupa : benjol, retak, dll. Berbagai kondisi medan jalan akan sangat mempengaruhi kondisi ban, jalan yang cenderung berlubang akan memperbesar resiko ban mobil benjol / retak akibat benang ban putus.
3. Umur ban. umur ban dibatasi oleh pabrik optimalnya adalah lima tahun sejak keluar dari ruang produksi pabrik. Umur ban dapat dilihat pada kode yang dicetak pada bagian samping ban. Kode ban merupakan gabungan dari 4 digil angka yang 2 angka depan menunjukkan minggu ke berapa ban dibuat dan 2 digil angka dibelakang menunjukkan tahun pembuatan ban tersebut. contoh : 1012 berarti ban diproduksi pada minggu ke 10 tahun 2012 yakni sekitar bulan maret 2012
Merawat Ban
Agar kondisi ban selalu terawat dan prima, maka ada beberapa langkah perawatan :
1. Usahakan saat membeli ban baru adalah 4 buah bersamaan. hal ini agar didapatkan keseragaman ban
2. Setiap 10.000KM lakukan rotasi ban, dimana ban depan dioper ke ban belakang. Tujuannya adalah agar keausan ban seragam.
3. Apabila kita hanya mampu membeli dua buah ban baru saja, maka tempatkan pada roda depan karena roda depan sangat vital dalam menjaga stabilitas kendaraan.
06 Juli, 2012
Varian Isuzu Panther
Isuzu Panther adalah kendaraan Diesel serba guna yang dibuat Isuzu di Indonesia untuk pasar Asia. Dirakit berdasarkan chasis dan model yang hampir mirip dengan Toyota Kijang. Model ini sangat cocok untuk membawa banyak penumpang atau barang. Panther dirancang sesuai dengan kondisi iklim, kondisi jalan, serta cocok dengan budaya setempat yang bersifat kekeluargaan. Mobil sejenis yang mirip dengannya ialah Toyota Kijang dan Mitsubishi Kuda
Sejak tahun 2000 beredar Isuzu Panther generasi ke-3 dengan kode produksi TBR-541, diawali dengan generasi pertama tahun 1991 sampai tahun 1996 dengan kode produksi TBR-52 dan generasi kedua tahun 1996 sampai tahun 2000 dengan kode produksi TBR-54.
Isuzu panther pertama kali dikembangkan di Jepang dengan kode AUV (Asian Utility Vehicle), selain di Indonesia juga diproduksi di Filipina dengan nama Isuzu Crosswind, di Vietnam dengan nama Isuzu Hi-Lander dan di India dengan nama Chevrolet Tavera.
Generasi Isuzu Panther
Generasi Panther dari awal sampai dengan sekarang ada 4 , yaitu:
1.Panther Generasi Pertama (1991 - 1996)
Kapasitas mesin = 2300 cc Indirect injection
Jenis Mesin = 4 Silinder 2300cc OHV
Kode mesin = c223
Kode bodi = TBR 52
Jenisnya: (dari tingkat yang paling tinggi)
Hi Grade
Royal
Total Assy (Deluxe)
Standard
2.Panther Generasi kedua (1996 - 2001)
Kapasitas mesin = 2500cc
Jenis Mesin = 4 Silinder 2500cc OHV Direct Injection
Tenaga Maksiumum = 86dk/3900rpm
Kode mesin = 4ja1
Kode Body = TBR 54
Jenisnya : (dari tingkat yang paling tinggi)
New Hi-grade ( 1997-2001)
Hi-grade (1996-1997)
Hi sporty (1996-2000)
New Royal (1997-2001)
Grand Royal (1996-1997)
Royal (1996-1998)
Deluxe (1996-1998)
Standar
3.Panther generasi 3 / New Panther (2000 - 2004) =
Kapasitas mesin = 2500cc
Jenis mesin =
4 Silinder 2500cc OHV direct injection
4silinder 2500cc OHV direct injection (Smart, LM, LV, LS)
Turbo Diesel (Touring)
Tenaga maksimum = 86dk/3900rpm
Kode body = TBR541
Kode mesin = 4ja1
Jenisnya : (dari tingkat yang paling tinggi)
Grand Touring
Touring
LS
SS
LV
SV
LM (smart long)
SM (smart short)
4.Panther generasi 4 (Facelift)
Semua hampir sama dengan New Panther, namun Isuzu melakukan pembenahan pada desain lampu, grill, serta interior, dan juga versi lain selain Touring (LS) pun telah diberi turbo guna memenuhi standar EURO.
Jenisnya :
Grand Touring
Touring
LS Turbo
LV
LV FF
Smart
Smart FF
(Sumber : wikipedia)
11 Juni, 2012
Perlengkapan Mobil
Mengendarai mobil memang sangat menyenangkan apalagi disaat liburan. Agar perjalanan anda sekeluarga nyaman dan selamat diperjalanan, maka banyak hal yang harus diperhatikan sebelum mulai perjalanan.
Selain anda sebagai driver harus sedang dalam kondisi tubuh yang sehat, mobil juga dalam kondisi prima, namun juga harus dibawa beberapa perlengkapan yang akan sangat membantu disaat terjadi masalah di tengah perjalanan.
Berikut adalah beberapa perlengkapan tambahan yang sebaiknya anda persiapkan di dalam mobil :
1. Dongkrak hydrolik dan Kuci Roda
2. Kunci pas dari ukuran 6 sampai 14
3. Obeng plus
4. Obeng minus
5. Jas Hujan
6. Payung
7. Senter
8. Lap chamois / Kanebo
9. Ember Kecil
10. Shampo mobil
11. Segitiga Darurat
12. P3K dan obat-obatan keluarga (Betadin, Minyak angin, Obat diare, Obat turun panas, obat batuk, Perban, obat anti mabuk, dll.)
13. Fire stop kecil
14. Air suling botol biru (bisa untuk radiator dan accu)
15. Cairan wiper
16. Pengukur tekanan angin ban
17. Minyak rem
18. Kabel jumper accu
19. Tali tambang nylon (untuk menarik jika mobil mogok)
20. Sekring
21. Lem besi two tone (Dextone)
22. Peta jalan
Semoga perjalanan anda menyenangkan...
18 Februari, 2012
Penyebab Jalur Pantura Cirebon Sering Rusak

Pada hari Sabtu, 11 Februari 2012 saya melintasi jalur pantura dari Jakarta menuju Cireon dengan cukup nyaman karena jalan cukup halus untuk dilalui. Pada hari kamis dinihari, 19 Februari 2012 saya melintasi ruas jalan pantura dari Cirebon menuju kembali ke Jakarta. Setelah keluar dari pintu tol palikanci saya langsung disambut dengan jalan yang bergelombang dan lubang. Tak ayal mobil harus zigzag kanan kiri untuk berusaha menghindari lubang jalan. Namun apa mau dibilang karena lubang jalan merata disemua sisi jalan sehingga kendaraan tidak lagi bisa terhindar dari lubang.
Sepanjang jalan dari mulai keluar tol sampai ciasem benar-benar seperti medan pembantaian buat kendaraan pribadi karena lubang jalan cukup besar untuk ukuran roda mobil pribadi. Sedangkan kendaraan truck dan bus yang memiliki ukuran roda lebih besar nampak lebih bisa melahap kondisi jalanan. Muncul pertanyaan dalam benak saya, mengapa jalur pantura yang kearah Cirebon relatif lebih baik dari pada jalur yang ke arah Jakarta?
Setelah saya amati ternyata kesimpulan saya mengerucut pada satu hal utama penyebab kerusakan jalan pantura yang sepertinya tidak ada habisnya. Banyaknya truck pengangkut pasir dari Cirebon menuju Jakarta yang melintas setiap dinihari adalah penyebab utama kerusakan jalan pantura karena muatan yang begitu berat. Perkiraan saya untuk satu truck penganngkut pasir dapat memuat 25m3 pasir dengan berat sekitar 45ton ditambah dengan bobot truck berkisar 8 ton, maka satu mobil truck berisi pasir memiliki berat sekitar 52ton jelas lebih berat dari pada persyaratan muatan maksimal jalan utama yakni 30ton.
Ini jelas merupakan kerugian buat bangsa Indonesia dan keuntungan buat segelintir cukong pasir. Belum lagi potensi kecelakaan lalu lintas yang sangat tinggi karena kerusakan jalan. Harus ada upaya tegas dari para pemangku kebijakan untuk membatasi beban yang boleh melintas di jalan raya, agar kondisi jalan lebih nyaman dilalui dan lebih awet umur pakainya.
09 Februari, 2012
Penyebab banjir di Kudus dan pati
Bila dirunut, penyebab banjir di Kota Keretek disebabkan karena tiga faktor utama, yakni peningkatan debit, kondisi geografis lahan serta kekuatan sarana dan prasarana pengairan yang ada. Selain itu sejumlah perilaku publik ditengarai juga mempengaruhi potensi terjadinya banjir.
Kepala Seksi Penanggulangan Dampak Banjir dan Kekeringan pada Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serang Lusi Juwana (PSDA Seluna), Hadi Paryanto, menyebut banjir yang terjadi pekan lalu berasal dari dua potensi, yakni kiriman dari lereng Gunung Muria dan debit air dari Sungai Serang, melalui Bangunan Pengendali Banjir Wilalung Lama (BPBWL) di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan.
Hanya saja, gelontoran curah hujan dari kawasan atas dinilai lebih banyak berperan kali ini. "Beberapa anak sungai yang berhulu di lereng Gunung Muria meluap dan melimpas ke sejumlah daerah di sekitarnya," jelasnya.
Tidak hanya menggenangi ribuan rumah penduduk, banjir juga sempat memutus akses Pantura Timur di sekitar Ngembalrejo. Saat banjir akhir pekan lalu, kemacetan panjang terjadi karena banyak kendaraan roda empat terjebak di tempat itu. Pada saat bersamaan, kiriman debit dari Sungai Serang melalui BPBWL juga mengalami peningkatan.
Data dari PSDA menyebutkan puncak kiriman terjadi pada Sabtu (3/12) pukul 11.00, yakni sekitar 775 meter kubik per detik. Debit sebesar itu bertahan sekitar tujuh jam lamanya.
Catatan pada bencana banjir besar tahun 2007, debit dari Sungai Serang mencapai 1.100 meter kubik, sehingga mengakibatkan tanggul kanan Sungai Wulan bobol pada beberapa titik. Selain mengarah ke Wulan, sebagian air juga mengarah ke sembilan pintu air di BPBWL dan memenuhi Sungai Juwana.
Kondisi tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga terendam begitu sawah petani yang siap panen. "Namun saat sekarang penyebab banjir akibat kiriman dari lereng Muria dianggap lebih mendominasi," tandasnya.
Dari sisi kondisi geografis, Hadi menyebut banyak wilayah yang mempunyai ketinggian di bawah enam meter di atas permukaan laut (dpl). Pada kondisi seperti itu, potensi terjadi genangan sangat besar. Selain mudah tergenang, air juga mudah terperangkat pada lahan seperti itu.
Wilayah yang seperti itu berada di empat kecamatan yakni Undaan, Jati, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu. Pada saat musim penghujan, kawasan tersebut yang paling berpotensi terjadinya banjir.
Penyebab ketiga, yakni kondisi sejumlah tanggul yang ada pada sejumlah wilayah dianggap masih kritis. Tak hanya itu, penahan debit yang berada di luar wilayah Kota Keretek tetapi jika terjadi kerusakan juga mengakibatkan banjir di Kudus, juga menjadi ancaman tersendiri.
Data yang dihimpun PSDA Seluna, sebanyak 41 lokasi tanggul di Sungai Serang, Wulan, Gelis dan Logung dalam beberapa bulan terakhir longsor dan kondisinya kritis. Mengenai penyebab kerusakan tanggul-tanggul tersebut dia menyebut karena faktor alam, misalnya gerusan air di sungai sekitarnya. Namun begitu, perilaku warga di sekitar tanggul diyakini juga mempercepat tingkat kerusakan yang ada.(Sumber:Suara Merdeka)
Kepala Seksi Penanggulangan Dampak Banjir dan Kekeringan pada Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serang Lusi Juwana (PSDA Seluna), Hadi Paryanto, menyebut banjir yang terjadi pekan lalu berasal dari dua potensi, yakni kiriman dari lereng Gunung Muria dan debit air dari Sungai Serang, melalui Bangunan Pengendali Banjir Wilalung Lama (BPBWL) di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan.
Hanya saja, gelontoran curah hujan dari kawasan atas dinilai lebih banyak berperan kali ini. "Beberapa anak sungai yang berhulu di lereng Gunung Muria meluap dan melimpas ke sejumlah daerah di sekitarnya," jelasnya.
Tidak hanya menggenangi ribuan rumah penduduk, banjir juga sempat memutus akses Pantura Timur di sekitar Ngembalrejo. Saat banjir akhir pekan lalu, kemacetan panjang terjadi karena banyak kendaraan roda empat terjebak di tempat itu. Pada saat bersamaan, kiriman debit dari Sungai Serang melalui BPBWL juga mengalami peningkatan.
Data dari PSDA menyebutkan puncak kiriman terjadi pada Sabtu (3/12) pukul 11.00, yakni sekitar 775 meter kubik per detik. Debit sebesar itu bertahan sekitar tujuh jam lamanya.
Catatan pada bencana banjir besar tahun 2007, debit dari Sungai Serang mencapai 1.100 meter kubik, sehingga mengakibatkan tanggul kanan Sungai Wulan bobol pada beberapa titik. Selain mengarah ke Wulan, sebagian air juga mengarah ke sembilan pintu air di BPBWL dan memenuhi Sungai Juwana.
Kondisi tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga terendam begitu sawah petani yang siap panen. "Namun saat sekarang penyebab banjir akibat kiriman dari lereng Muria dianggap lebih mendominasi," tandasnya.
Dari sisi kondisi geografis, Hadi menyebut banyak wilayah yang mempunyai ketinggian di bawah enam meter di atas permukaan laut (dpl). Pada kondisi seperti itu, potensi terjadi genangan sangat besar. Selain mudah tergenang, air juga mudah terperangkat pada lahan seperti itu.
Wilayah yang seperti itu berada di empat kecamatan yakni Undaan, Jati, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu. Pada saat musim penghujan, kawasan tersebut yang paling berpotensi terjadinya banjir.
Penyebab ketiga, yakni kondisi sejumlah tanggul yang ada pada sejumlah wilayah dianggap masih kritis. Tak hanya itu, penahan debit yang berada di luar wilayah Kota Keretek tetapi jika terjadi kerusakan juga mengakibatkan banjir di Kudus, juga menjadi ancaman tersendiri.
Data yang dihimpun PSDA Seluna, sebanyak 41 lokasi tanggul di Sungai Serang, Wulan, Gelis dan Logung dalam beberapa bulan terakhir longsor dan kondisinya kritis. Mengenai penyebab kerusakan tanggul-tanggul tersebut dia menyebut karena faktor alam, misalnya gerusan air di sungai sekitarnya. Namun begitu, perilaku warga di sekitar tanggul diyakini juga mempercepat tingkat kerusakan yang ada.(Sumber:Suara Merdeka)
Petir

Antisipasi petir
Petir adalah salah satu fenomena alam yang sering terjadi khususnya di musim hujan. Bogor adalah kota yang mendapatkan sambaran petir terbanyak di dunia dengan rata-rata 322 kali sambaran petir per hari (angka normal adalah 80 kali per hari). Setiap sambaran petir memiliki energi dapat membangkitkan 100juta volt tegangan listrik dengan arus listrik yang mengalir 200 ribu ampere. Suhu kanal petir bisa mencapai 10.000 derajat celcius. Di Indonesia petir menimbulkan korban jiwa sebanyak 300 orang per tahun dan mencederai 500 orang per tahun. Sambaran petir sangat berbahaya karena bisa merusak sirkulasi darah, sistem syaraf dan pernafasan.
Langkah antisipasi agar terhindar dari sambaran petir adalah:
1.Jika sedang berada di luar ruangan, segera masuk ke bangunan atau mobil. Karena setelah terdengar bunyi petir, maka tidak ada tempat yang aman di ruang terbuka.
2.Segera menyingkir dari sawah, lapangan atau taman karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.
3. Segera keluar dari kolam renang atau sungai saat awan gelap mulai mengarah ke tempat anda.
4. Jangan berlindung di bawah pohon, karena arus listrik dari sambaran petir yang mengenai pohon bisa melompat ke arah anda.
5.Jauhi tiang listrik, menara atau apa saja bangunan yang menjulang tinggi.
6.Jika berteduh di ruang terbuka bersama orang lain, ambil jarak 3-5 meter untuk menghindari lompatan energi jika terjadi sambaran petir.
7.Jika sedang mengendarai motor, segera menepi dan berlindung ditempat yang aman.
Mobil adalah tempat yang aman karena petir hanya akan mengelilingi permukaan mobil dan energinya akan segera jatuh ke tanah. Rumah juga menjadi tempat yang aman dari sambaran petir dengan catatan semua peralatan elektronik dilepaskan dari stop kontak.
Petir juga dapat menyambar tempat yang sama lebih dari sekali bahkan sampai ratusan kali.
Sumber: Kompas, 19 Jan 2012
Langganan:
Postingan (Atom)



